Berita

Ilustrasi/RMOL

Bisnis

Debut di Bursa New York, Saham Penerbit Stablecoin Circle Melejit

JUMAT, 06 JUNI 2025 | 10:15 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Saham perusahaan Circle Internet (CRCL.N), yang dikenal sebagai penerbit aset kripto stablecoin, melonjak lebih dari dua kali lipat saat pertama kali diperdagangkan di Bursa Efek New York  (NYSE) pada Kamis, 5 Juni 2025.

Pada awal hari, saham Circle dibuka di harga 69 Dolar AS per lembar. Ini membuat nilai perusahaan tersebut mencapai hampir 18 miliar Dolar AS (sekitar Rp290 triliun) jika dihitung secara keseluruhan.

Dikutip dari Reuters, harga saham Circle sempat naik sampai 103,75 Dolar AS. Perdagangan sempat beberapa kali dihentikan karena lonjakan harga yang terlalu cepat. Saham Circle akhirnya ditutup di harga 83,23 Dolar AS, atau naik sekitar 168 persen dibanding harga awal penawaran saham perdana (IPO).


Kesuksesan ini bisa membuka jalan bagi perusahaan kripto lainnya untuk ikut melantai di bursa. Saat ini, minat terhadap aset digital kembali meningkat, didorong oleh naiknya harga mata uang kripto dan regulasi yang makin jelas di beberapa negara.

“Semakin banyak perusahaan kripto yang go public (melantai di bursa), maka makin terbuka jalan bagi yang lain,” kata Matt Kennedy, pakar IPO dari perusahaan riset Renaissance Capital.

Circle bersama sejumlah investor lama berhasil mengumpulkan dana sebesar 1,05 miliar Dolar AS (sekitar Rp17 triliun) dari IPO ini. Mereka menjual sekitar 34 juta lembar saham di harga 31 Dolar AS per saham - lebih tinggi dari kisaran harga yang sebelumnya diperkirakan, yaitu 27–28 Dolar AS.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Kasus Bansos, Kabulog Jateng hingga Pejabat Pemkab Brebes dan Jember Diperiksa KPK

Rabu, 09 September 2026 | 14:28

Purbaya Bakal Tarik Dana Daerah yang Mengendap Rp100 Triliun di Bank

Rabu, 09 September 2026 | 14:26

Rumah Digeledah, Direktur PT CMC Diperiksa KPK Hari Ini

Rabu, 09 September 2026 | 14:06

Rugikan Negara Rp35,7 Miliar, KPK Panggil Direktur PT Brantas Abipraya

Rabu, 09 September 2026 | 13:49

Kata Bonjopi, Persib si Raja Comeback

Rabu, 09 September 2026 | 13:39

Punya 12 Pabrik Sawit, Legislator Nilai Sintang Cocok Jadi Basis Produksi B50

Rabu, 09 September 2026 | 13:29

Pakistan: Serangan Houthi ke Saudi Bisa Aktifkan Pakta Pertahanan Mekkah

Rabu, 09 September 2026 | 13:27

PISA 2025 Tak Banyak Bergerak, Indonesia Sedang Menormalisasi Krisis Pembelajaran

Rabu, 09 September 2026 | 13:02

Penyaluran B50 Tembus 3,4 Juta KL, 94 Persen SPBU Sudah Salurkan Biodiesel

Rabu, 09 September 2026 | 12:47

Tim SAR Diminta Maksimalkan Pencarian Lima Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Rabu, 09 September 2026 | 12:38

Selengkapnya