Berita

Ilustrasi/RMOL

Dunia

Iduladha Penuh Cobaan, Pedagang Domba di Niger Hadapi Tantangan Berat

JUMAT, 06 JUNI 2025 | 09:25 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Para pedagang domba di Niger menghadapi berbagai kesulitan dalam perayaan Iduladha tahun ini. Masalah keamanan hingga kondisi ekonomi yang makin memburuk menjadi tantangan besar, terutama bagi para penjual di pasar hewan kurban di Ibu Kota Niamey.

Salah satu pedagang, Zimbeye Sekaraou, mengaku kesulitan menjual domba-dombanya. Ia membawa hewan ternak dari kota Dioundiou di wilayah Dosso, dekat perbatasan Nigeria dan Benin - daerah yang kini rawan kekerasan dan banyak pembatasan.

“Situasi di sana sekarang benar-benar mengkhawatirkan,” kata Sekaraou," dikutip dari Africa News, Jumat 6 Juni 2025.


“Bahkan untuk membeli dan membawa pulang domba pun sulit, karena sepeda motor tidak boleh digunakan," ujarnya.

Sepeda motor adalah alat transportasi utama di Niger, apalagi untuk berdagang hewan. Tapi kini dilarang karena alasan keamanan. Pemerintah menyebut kendaraan ini sering dipakai oleh kelompok bersenjata yang aktif di kawasan Sahel.

Untuk menjaga ketersediaan hewan kurban saat Iduladha, pemerintah Niger melarang ekspor ternak tahun ini. Akibatnya, domba memang tetap tersedia di pasar lokal. Tapi persoalan lain masih menghantui, harga domba tetap tinggi karena krisis keuangan.

“Ternaknya memang cukup banyak,” ujar Hasoumi Daouda, seorang pembeli di pasar.

“Tapi masalahnya, kondisi ekonomi membuat harga domba jadi terlalu mahal," kata dia.

Sejak kudeta militer yang menggulingkan Presiden Mohamed Bazoum pada 2023, kondisi keamanan dan ekonomi Niger makin tak menentu. Negara miskin ini juga terkena sanksi internasional dan bantuan luar negeri dihentikan. 

Bersama Mali dan Burkina Faso, Niger membentuk aliansi baru bernama Aliansi Negara-negara Sahel yang semuanya kini dipimpin junta militer.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Tertekan Lonjakan Minyak, Harga Emas Dunia Anjlok ke Level 4.254 Dolar AS

Senin, 28 September 2026 | 08:30

Iran Siap Hadapi "Perang Kiamat" dengan AS

Senin, 28 September 2026 | 08:12

Jalan Terbuka Bagi Dividen BEI: Proses Demutualisasi Masuki Tahap Pengkajian Saham

Senin, 28 September 2026 | 07:52

Halal Jangan Berhenti di Sertifikat

Senin, 28 September 2026 | 07:38

IAMI Lahir di Jakarta, Nasaruddin Umar Jadi Presiden Pertama

Senin, 28 September 2026 | 07:07

APH Harus Turun Tangan Tertibkan Tarif Parkir Tak Wajar

Senin, 28 September 2026 | 07:05

Kejagung Didesak Bongkar Mata Rantai Uang Chromebook

Senin, 28 September 2026 | 06:47

Pagar Nusa Kukuhkan 25 Kader Pasukan Inti di Taiwan

Senin, 28 September 2026 | 06:42

Indonesia Ikut Ajang WSC 2026 di Shanghai, Ini Manfaatnya

Senin, 28 September 2026 | 06:20

Ekosistem Logistik di Kawasan Timur Masih Penuh Tantangan

Senin, 28 September 2026 | 05:54

Selengkapnya