Berita

Ilustrasi/RMOL

Bisnis

Saham Tesla Anjlok Gara-gara Trump-Musk Berselisih, Wall Street Ditutup di Garis Merah

JUMAT, 06 JUNI 2025 | 08:09 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Saham-saham Amerika Serikat (AS) di bursa Wall Street ditutup di garis merah, mengakhiri perdagangan Kamis 5 Juni 2025 atau Jumat pagi WIB. 

Kejatuhan saham Tesla menjadi salah satu pemicu, ditambah dengan berita tentang progres dalam pembicaraan tarif antara Presiden AS Donald Trump dan pemimpin China Xi Jinping.

Pasar juga mencermati  perselisihan publik antara Trump dan Elon Musk serta tanda-tanda pertumbuhan kelemahan pasar tenaga kerja.


Dikutip dari Reuters, indeks Dow Jones Industrial Average ditutup turun 108,00 poin, atau 0,25 persen, menjadi 42.319,74.

S&P 500 menyusut 31,51 poin, atau 0,53 persen, menjadi 5.939,30. Nasdaq Composite Index melorot 162,04 poin, atau 0,83 persen, menjadi 19.298,45. 

Saham Tesla anjlok 14,3 persen setelah Trump mengkritik Musk atas penentangannya terhadap undang-undang pajak dan pengeluaran besar, menyarankan bahwa dia mungkin akan mencabut kontrak pemerintah dan subsidi untuk perusahaan Musk

Saham tersebut jatuh empat dari lima sesi terakhir. Raksasa teknologi itu kehilangan value sekitar 150 miliar Dolar AS setelah Trump dan Musk memulai perang verbal mereka.

Musk meningkatkan kritiknya terhadap RUU pajak besar-besaran dalam beberapa hari terakhir, sementara Trump menuduh Musk kesal karena legislasi tersebut mencabut manfaat pajak untuk pembelian kendaraan listrik.

Data sektor jasa dan payrolls swasta Amerika yang lebih lemah dari perkiraan menimbulkan kekhawatiran tentang perlambatan ekonomi. Perhatian investor akan berfokus pada laporan nonfarm payrolls, yang akan segera dirilis. 

Data awal klaim pengangguran awal, memperlihatkan warga Amerika yang mengajukan aplikasi baru untuk tunjangan pengangguran minggu lalu meningkat untuk pekan kedua berturut-turut.

Volume di bursa Wall Street relatif ringan, dengan 17,3 miliar saham diperdagangkan, dibandingkan rata-rata 17,9 miliar saham selama 20 sesi sebelumnya.

Jumlah saham yang menurun melebihi yang naik dengan rasio 1,11 banding 1 di NYSE. Ada 253 titik tertinggi baru dan 49 terendah baru di NYSE .

Saham Goldman Sachs dan Microsoft menguat, masing-masing 1,11 persen dan 0,82 persen. 

Saham Boeing merosot 1,40 persen.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Demokrasi Matang dan Tonggak Sejarah Baru di Maroko Pasca-Pemilu 2026

Rabu, 30 September 2026 | 10:27

Komisi IX DPR Dorong Pekerja Platform Digital Masuk RUU Perlindungan Ketenagakerjaan

Rabu, 30 September 2026 | 10:18

Rupiah Menguat, Intip Proyeksinya Hari Ini

Rabu, 30 September 2026 | 10:07

Prabowo Dorong Rehabilitasi Pengguna Narkoba Berbasis Pendidikan dan Teknologi

Rabu, 30 September 2026 | 10:04

Trump Ganti Istilah AI jadi Super Intelligence

Rabu, 30 September 2026 | 09:50

Dugaan Suap Bela Parahiyangan Investindo Mirip Perkara Summarecon

Rabu, 30 September 2026 | 09:39

Jokowi Sengaja Tunjukkan KTA PSI di Kandang Prabowo

Rabu, 30 September 2026 | 09:36

Jokowi Menyadari Dirinya dan Gibran Sedang Diserang

Rabu, 30 September 2026 | 09:27

Indonesia Usulkan Mekanisme Koordinasi Lintas Negara Berantas Penipuan Daring

Rabu, 30 September 2026 | 09:27

IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau

Rabu, 30 September 2026 | 09:27

Selengkapnya