Berita

Presiden RI Prabowo Subianto/Sekretariat Presiden RI

Politik

Prabowo Optimis Indonesia Jadi Lumbung Pangan Dunia, Bantu Negara yang Kelaparan

KAMIS, 05 JUNI 2025 | 15:52 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Prabowo Subianto menyatakan optimisme tinggi terhadap masa depan sektor pertanian nasional. 

Dalam acara panen raya jagung di Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat, Kamis, 5 Juni 2025, Prabowo mengungkapkan bahwa Indonesia tidak hanya semakin dekat dengan swasembada pangan, tetapi juga berpotensi menjadi lumbung pangan dunia dalam waktu yang lebih cepat dari yang diperkirakan.

Dihadapan para petani, pejabat daerah, serta jajaran TNI dan Polri, Presiden menyampaikan bahwa produksi pangan nasional mengalami lonjakan signifikan. 


Hanya dalam kuartal pertama 2025, produksi jagung nasional telah meningkat hampir 50 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

“Kita sangat bahagia, ya, sangat bersyukur. Ini bukti dengan sinergitas dengan segala unsur, produksi pangan kita sangat meningkat luar biasa. Tahun ini saja kuartal pertama peningkatannya sudah 50 persen, 48 koma sekian, hampir 50 persen kuartal pertama,” ujar Prabowo. 

Dengan pencapaian tersebut, Prabowo memperkirakan bahwa target swasembada jagung nasional yang sebelumnya diproyeksikan tercapai dalam 2 hingga 3 tahun ke depan, bisa diraih hanya dalam waktu satu tahun.

“Jadi mungkin cita-cita kita swasembada jagung mungkin tidak sampai 2-3 tahun, mungkin 1 tahun kita sudah swasembada. Ini signifikan sekali,” tambahnya.

Presiden juga menyoroti keberhasilan pemanfaatan benih unggul dan pupuk organik dalam peningkatan hasil pertanian. Menurutnya, penggunaan teknologi pertanian yang tepat menjadi salah satu kunci keberhasilan percepatan produksi nasional.

“Benihnya juga benih kita varietas yang bagus. Pupuknya juga banyak yang organik. Jadi kita sangat bahagia, sangat optimis,” ungkap Prabowo.

Lebih dari sekadar swasembada, Prabowo membawa visi besar untuk menjadikan Indonesia sebagai lumbung pangan dunia. 

Menurutnya, Indonesia memiliki potensi besar untuk tidak hanya memenuhi kebutuhan domestik, tetapi juga membantu negara-negara lain yang tengah dilanda krisis pangan dan iklim.

“Jadi cita-cita kita tidak sekedar hanya swasembada pangan. Saya sangat yakin kita akan menjadi lumbung pangan dunia. Kita bisa menjadi solusi bagi masalah banyak negara lain yang sedang dilanda kelaparan dan kekeringan,” tegasnya.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Serentak di Tiga Lokasi, KPK Periksa Pegawai Kemenag dan Bos Travel

Jumat, 17 April 2026 | 14:16

Waspadai Phishing dan Malware, BNI Tekankan Keamanan BNIdirect

Jumat, 17 April 2026 | 14:15

Bitcoin Stabil di Level 74.900 Dolar AS

Jumat, 17 April 2026 | 14:11

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,33 Persen di 2025, Didongkrak Sektor Manufaktur

Jumat, 17 April 2026 | 14:05

KPK Periksa Direktur Kepatuhan Bank Papua dalam Kasus Korupsi Dana Operasional Papua

Jumat, 17 April 2026 | 14:01

Rekrutmen Manajer Kopdes Tak Boleh Ada Titipan

Jumat, 17 April 2026 | 13:50

Kasus Chat Cabul Mahasiswa Merebak di IPB, DPR Minta Kampus Bertindak Tegas

Jumat, 17 April 2026 | 13:41

Penahanan Harga BBM Non-Subsidi Dikhawatirkan Ganggu Kesehatan Fiskal

Jumat, 17 April 2026 | 13:39

PPIH Ujung Tombak Keberhasilan Penyelenggaraan Haji

Jumat, 17 April 2026 | 13:31

KPK Temukan Dapur MBG Tak Layak, Kasus Keracunan Jadi Alarm Serius

Jumat, 17 April 2026 | 13:22

Selengkapnya