Berita

Ilustrasi/RMOL

Bisnis

Pasar Pantau Data Ekonomi, Wall Street Ditutup Bervariasi

KAMIS, 05 JUNI 2025 | 09:33 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Bursa saham Wall Street berakhir variatif saat pasar mencerna data ekonomi yang lemah sambil terus mencermati perkembangan perdagangan.

Dikutip dari Reuters, Dow Jones Industrial Average ditutup turun 91,90 poin, atau 0,22 persen, menjadi 42.427,74 pada perdagangan Rabu 4 Juni 2025 waktu setempat.

S&P 500 naik tipis 0,44 poin, atau 0,01 persen, menjad 5.970,81 dan Nasdaq Composite Index menguat 61,53 poin, atau 0,32 persen, menjadi 19.460,49.


Sektor jasa mengalami kontraksi pada Mei untuk pertama kalinya dalam hampir setahun, sementara bisnis membayar harga input yang lebih tinggi, sebuah pengingat bahwa ekonomi masih berisiko mengalami perlambatan pertumbuhan dan kenaikan inflasi. 

Saham teknologi terus memberikan dukungan, meskipun antusiasme diredam oleh data pasar tenaga kerja yang mengecewakan. 

Saham Nvidia naik 3 persen, melampaui Microsoft. 

Saham bank terbesar keempat di Amerika, Wells Fargo, ditutup melemah 0,4 persen, meski sempat mencapai level tertinggi dalam tiga bulan setelah Federal Reserve mencabut batasan asetnya yang telah lama berlaku sebesar 1,95 triliun Dolar AS.

CEO Wells Fargo Charlie Scharf memperkirakan bank tersebut tumbuh di semua bisnis termasuk perbankan komersial dan investasi, wealth management serta kartu kredit, tetapi tidak pada hipotek.

Saham Tesla anjlok 3,5 persen karena penjualan produsen kendaraan listrik itu merosot selama lima bulan berturut-turut di sejumlah pasar Eropa.

Saham perusahaan keamanan siber CrowdStrike ambles 5,8 persen setelah memperkirakan pendapatan kuartalan di bawah estimasi.

Volume di bursa Wall Street relatif ringan, dengan 14,5 miliar saham diperdagangkan, dibandingkan rata-rata 17,8 miliar saham selama 20 sesi sebelumnya.

Jumlah saham yang naik melebihi yang turun dengan rasio 1,3 banding 1 di NYSE. Ada 223 titik tertinggi baru dan 45 titik terendah baru di NYSE.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

PT DSI Resmi jadi BUMN dan Siap Buka Rekrutmen

Senin, 25 Mei 2026 | 23:14

Pengacara Blueray Cargo Ragu Amplop Suap Kode 1 Diterima Dirjen Bea Cukai

Selasa, 26 Mei 2026 | 23:19

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

UPDATE

Prabowo Ingin Tunjukkan RI Bukan Objek Perebutan Pengaruh Global

Senin, 01 Juni 2026 | 04:03

Blusukan Jokowi Sulit Naikkan Suara PSI, Apalagi Goyang PDIP

Senin, 01 Juni 2026 | 04:00

Delapan Gudang Kendaraan Bodong di Deli Serdang Digerebek, 135 Motor Disita

Senin, 01 Juni 2026 | 03:29

Kampung Rambutan Dipadati Penumpang Arus Balik Iduladha

Senin, 01 Juni 2026 | 03:19

Herdinata Tega Bunuh Temannya Gegara Handphone Diambil

Senin, 01 Juni 2026 | 03:09

Nilai TKA Siswa SD-SMP Jeblok, Program MBG Dipertanyakan

Senin, 01 Juni 2026 | 02:30

Diplomasi Pertahanan Indonesia Lebih Antisipatif terhadap Ancaman Global

Senin, 01 Juni 2026 | 02:25

Agustus 1945: Ketika Jakarta Kota Tanpa Tuan

Senin, 01 Juni 2026 | 02:14

Cegah Penyimpangan Seks, Yayasan Humaniora Nikahkan Pasangan Pemulung

Senin, 01 Juni 2026 | 01:47

46 Persen Anggota DPR Fraksi Gerindra Tak Patuh Lapor LHKPN

Senin, 01 Juni 2026 | 01:29

Selengkapnya