Berita

Ilustrasi/RMOL

Bisnis

Indeks Utama Catat Kenaikan, Bursa Eropa Ditutup Menguat

KAMIS, 05 JUNI 2025 | 08:53 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pasar saham Eropa menguat dengan indeks utama mencatat kinerja positif. 

Survei menunjukkan aktivitas bisnis zona Euro sepanjang Mei hampir tidak mengalami ekspansi, sementara sektor jasa Jerman mencatat kontraksi tertajam dalam lebih dari dua tahun.

Jerman juga baru saja menyetujui paket keringanan pajak perusahaan senilai 46 miliar Euro atau sekitar 53 miliar Dolar AS yang ditujukan untuk mendorong pertumbuhan.


Paket keringanan tersebut, merupakan yang pertama dari serangkaian tindakan yang lebih luas dari pemerintahan baru sebagai  upaya agar ekonomi tidak menyusut. 

Suku bunga bank di kawasan Euro secara umum menurun pada April, dengan biaya pinjaman korporasi baru turun 14 basis poin menjadi 3,79 persen sementara suku bunga hipotek rumah tangga baru turun 5 basis poin menjadi 3,27 persen, menurut Bank Sentral Eropa. 

Dikutip dari Reuters, berikut pergerakan saham Eropa pada penutupan perdagangan Rabu 4 Juni 2025 waktu setempat. 

- Indeks saham DAX Jerman ditutup menguat 0,77 perseb atau 184,86 poin menjadi 24.276,48
- Indeks FTSE 100 Inggris naik 0,16 persen atau 14,27 poin menjadi 8.801,29
- CAC Prancis bertambah 0,53 persen atau 40,83 poin menjadi 7.804,67.
- Indeks pan-Eropa STOXX 600 naik 0,47 persen atau 2,58 poin menjadi 551,02

Tarif baja yang diberlakukan Presiden AS Donald Trump yang tinggal menunggu hitungan jam membuat pasar cemas. Pasar juga menantikan hasil pertemuan kebijakan Bank Sentral Eropa yang akan berlangsung pada Kamis waktu setempat.

Sebagian besar sektor Eropa menguat, dengan teknologi memimpin kenaikan. Sektor makanan dan minuman melesat 1,1 persen didorong lonjakan 6,4 persen saham Campari.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya