Berita

Tol Cawang-Tanjung Priok/Ist

Bisnis

Danantara Diyakini Mampu Kelola Jalan Tol

RABU, 04 JUNI 2025 | 11:33 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Pengelolaan jalan tol oleh swasta perlu diambilalih negara untuk memperkuat keperpihakan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto kepada masyarakat.

Pengamat Citra Institute, Efriza menilai, pemerintahan Presiden Prabowo memiliki instrumen untuk mengelola kekayaan negara, termasuk jalan tol.

Menurutnya, Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) dapat digunakan untuk mengelola jalan tol yang masih dikelola swasta seperti ruas tol dalam kota Cawang-Pluit-Tanjung Priok.


"Jika tata kelola ini dilepaskan dari swasta lalu dialihkan ke entitas negara seperti Danantara, tentu akan amat baik, sehingga negara dalam kebijakannya sebagai pengelola maupun atas kebijakan yang dikeluarkan berhubungan langsung dengan masyarakat," ujar Efriza kepada RMOL, Rabu 4 Mei 2025.

Dosen ilmu pemerintahan Falultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Pamulang (Fisip Unpam) itu mengamati, sejauh ini belum ada langkah serius dari pemerintah untuk mengambilalih pengelolaan jalan tol oleh swasta, termasuk mengenai perpanjangan konsensi yang sempat dilakukan pemerintahan Presiden Joko Widodo.

"Untuk sampai pada pemilikan itu dialihkan, maka pemerintah harus mempelajari secara cermat terkait misalnya kepemilikan, masa konsensinya, maupun nilai asetnya," sambungnya.

Salah satu cara yang bisa dilakukan pemerintah untuk mengambilalih tata kelola jalan tol dari swasta adalah meyakinkan soal timbal balik yang didapat.

"Pemerintah tentunya bisa saja melakukan negosiasi akuisisi konsensi swasta. Sebab, diyakini Presiden Prabowo tidak akan kesusahan melakukan pengambilalihan kepemilikan dari pihak swasta," demikian Efriza.



Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Kasus Bansos, Kabulog Jateng hingga Pejabat Pemkab Brebes dan Jember Diperiksa KPK

Rabu, 09 September 2026 | 14:28

Purbaya Bakal Tarik Dana Daerah yang Mengendap Rp100 Triliun di Bank

Rabu, 09 September 2026 | 14:26

Rumah Digeledah, Direktur PT CMC Diperiksa KPK Hari Ini

Rabu, 09 September 2026 | 14:06

Rugikan Negara Rp35,7 Miliar, KPK Panggil Direktur PT Brantas Abipraya

Rabu, 09 September 2026 | 13:49

Kata Bonjopi, Persib si Raja Comeback

Rabu, 09 September 2026 | 13:39

Punya 12 Pabrik Sawit, Legislator Nilai Sintang Cocok Jadi Basis Produksi B50

Rabu, 09 September 2026 | 13:29

Pakistan: Serangan Houthi ke Saudi Bisa Aktifkan Pakta Pertahanan Mekkah

Rabu, 09 September 2026 | 13:27

PISA 2025 Tak Banyak Bergerak, Indonesia Sedang Menormalisasi Krisis Pembelajaran

Rabu, 09 September 2026 | 13:02

Penyaluran B50 Tembus 3,4 Juta KL, 94 Persen SPBU Sudah Salurkan Biodiesel

Rabu, 09 September 2026 | 12:47

Tim SAR Diminta Maksimalkan Pencarian Lima Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Rabu, 09 September 2026 | 12:38

Selengkapnya