Berita

Ilustrasi/RMOL

Bisnis

Bursa Asia-Pasifik Melaju, Pasar Korsel Pimpin Kenaikan

RABU, 04 JUNI 2025 | 09:51 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pasar saham Asia-Pasifik dibuka menguat pada perdagangan Rabu pagi, 3 Juni 2025. 

Pasar Korea Selatan memimpin kenaikan di kawasan, melanjutkan perdagangan setelah pemimpin partai oposisi Lee Jae-myung terpilih sebagai presiden. 

Saat ini, investor sedang menunggu rilis data PDB Australia kuartal I/2025.  Ekonom memperkirakan pertumbuhan 1,5 persen yoy, naik dari 1,3 persen pada kuartal sebelumnya.


Dikutip dari CNBC, berikut pergerakan indeks utama di pasar Asia-Pasifik;

- Indeks Kospi melonjak 1,57 persen, mencapai level tertinggi dalam 10 bulan
- Kosdaq berkapitalisasi kecil naik 1,06 persen
- Indeks acuan Nikkei 225 mengawali hari dengan kenaikan 0,83 persen
- Indeks Topix yang lebih luas naik 0,47 persen
- S&P/ASX 200 Australia naik 0,54 persen pada awal perdagangan

Kontrak berjangka untuk indeks Hang Seng Hong Kong berada pada level 23.397, menunjukkan pembukaan yang lebih lemah dibandingkan dengan penutupan terakhir HSI di level 23.512,49. 

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini diperkirakan masih akan menghadapi tekanan jual, namun masih berpeluang rebound, setelah mengakhiri sesi perdagangan kemarin dengan ditutup melemah 0,29 persen menjadi 7.044. 

Harga ETF saham Indonesia,  iShares MSCI Indonesia ETF (EIDO), di New York Stocks Exchange jatuh 0,65 persen ke 18,42 Dolar AS.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

KPK Cium Skandal Baru Izin Tambang di Maluku Utara, Nama Haji Romo Ikut Terseret

Rabu, 01 April 2026 | 08:16

Wall Street Kembali Sumringah

Rabu, 01 April 2026 | 08:07

WFH ASN Diproyeksikan Hemat Kompensasi BBM Rp 6,2 Triliun

Rabu, 01 April 2026 | 07:53

Emas Melonjak 3 Persen, tapi Cetak Rekor Penurunan Bulanan Terburuk Sejak 2008

Rabu, 01 April 2026 | 07:42

RI Murka di DK PBB, Nilai Serangan TNI di Lebanon Tak Lepas dari Israel

Rabu, 01 April 2026 | 07:35

Pasar Saham Eropa Tutup Maret dengan Koreksi Terburuk dalam Empat Tahun

Rabu, 01 April 2026 | 07:24

Menhan AS Sebut Perang Iran Masuk Fase Penentuan

Rabu, 01 April 2026 | 07:17

Italia Gagal Lolos Piala Dunia Setelah Ditekuk 4-1 oleh Bosnia

Rabu, 01 April 2026 | 06:57

Katastropik Demokrasi Kita

Rabu, 01 April 2026 | 06:48

Soleman Ponto: Intelijen pada Dasarnya Teroris

Rabu, 01 April 2026 | 06:20

Selengkapnya