Berita

Ketua Fraksi PAN DPRD Kota Palembang, Sudirman/Istimewa

Politik

PAN Masuk 5 Besar Partai Terpopuler Versi IPO, Kader di Palembang Sambut Gembira

RABU, 04 JUNI 2025 | 06:18 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Partai Amanat Nasional (PAN) berhasil menembus jajaran lima besar partai politik terpopuler secara nasional berdasarkan hasil survei terbaru dari Lembaga Survei Indonesia Political Opinion (IPO). 

Capaian membanggakan ini disambut dengan sukacita oleh kader PAN di berbagai daerah, termasuk Palembang, Sumatera Selatan. 

"Alhamdulillah, kita sangat bangga dan bersyukur atas capaian ini," ujar Ketua Fraksi PAN DPRD Kota Palembang, Sudirman, diwartakan RMOLSumsel, Selasa 3 Juni 2025.


Sudirman menambahkan, hasil survei tersebut akan menjadi pemacu semangat dan motivasi bagi para kader untuk terus berbuat yang terbaik bagi masyarakat dan pembangunan daerah, khususnya di Palembang. 

"Ini akan menjadi pemacu kader, kita akan terus membantu masyarakat sebagaimana instruksi Ketum untuk terus hadir dan membantu masyarakat," tegasnya.

Survei IPO yang bertajuk "Analisa Sosial: Persepsi Publik atas Optimisme dan Kinerja Pemerintah" ini melibatkan 1.200 responden. Metode pengambilan sampel menggunakan teknik multistage random sampling (MRS) dengan margin of error sebesar 2,90 persen dan tingkat akurasi data mencapai 95 persen.

Dalam survei popularitas partai politik, IPO mencatat PAN berada di posisi strategis. Angka popularitas tertinggi dipegang oleh PDIP (94 persen), diikuti Partai Gerindra (92 persen), Partai Golkar (92 persen), Partai Kebangkitan Bangsa (77,8 persen), Partai Amanat Nasional (71,5 persen), dan Partai Keadilan Sejahtera (70,2 persen). Terlihat jelas persaingan ketat antara PAN dan PKS untuk memperebutkan posisi partai terpopuler.

Direktur Eksekutif IPO, Dedi Kurnia Syah, menjelaskan bahwa peningkatan popularitas PAN tidak lepas dari manuver politik yang cerdas dari partai berlambang matahari terbit tersebut. 

"Menarik memang terkait PAN, selain dapat dikatakan stabil juga punya daya tawar yang menguat. Nuansa kedekatan dengan pemerintah atau Presiden Prabowo bisa ditimbang sebagai faktor," kata Dedi pada Minggu 1 Juni 2025.

Selain itu, Dedi juga menyoroti peran kader-kader PAN yang sudah memiliki nama dan berhasil duduk di parlemen sebagai penyokong utama popularitas partai yang terus merangkak naik. 

"Tentu secara umum menandai keberhasilan Zulkifli Hasan memimpin PAN saat ini," jelasnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Keterlambatan Klarifikasi Eggi Sudjana Memicu Fitnah Publik

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:10

DPRD DKI Sahkan Dua Ranperda

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:05

Tak Ada Kompromi dengan Jokowi Sebelum Ijazah Palsu Terbongkar

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:37

Pernyataan Oegroseno soal Ijazah Jokowi Bukan Keterangan Sembarangan

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:22

Bongkar Tiang Monorel

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:00

Gus Yaqut, dari Sinar Gemilang hingga Berlabel Tersangka

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:44

IPC Terminal Peti Kemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:34

Jokowi vs Anies: Operasi Pengalihan Isu, Politik Penghancuran Karakter, dan Kebuntuan Narasi Ijazah

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:03

Eggi Sudjana dan Jokowi Saling Puji Hebat

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:41

Ketidakpastian Hukum di Sektor Energi Jadi Ancaman Nyata bagi Keuangan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:39

Selengkapnya