Berita

Kebakaran lahan di Aceh Selatan yang terjadi pada Selasa, 30 Juli 2024/Dok BPBA

Nusantara

Warga Aceh Selatan Diimbau Tidak Buka Lahan dengan cara Membakar

RABU, 04 JUNI 2025 | 04:22 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

RMOL.  Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Selatan mengimbau masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar, menyusul meningkatnya potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terdeteksi di 55 titik panas di wilayah tersebut.

“Sebagaimana informasi dari BMKG, saat ini kita sedang berada dalam musim kemarau. Cuaca ekstrem ini diprediksi akan berlangsung sejak 3 Mei hingga 10 Mei,” kata Kepala Pelaksana BPBD Aceh Selatan, Zainal, kepada RMOLAceh, Selasa, 3 Mei 2025.

Zainal menjelaskan, meskipun masyarakat saat ini tengah memasuki masa tanam, minimnya curah hujan menjadi kendala utama. 


Untuk mengantisipasi risiko karhutla, pihaknya telah melakukan koordinasi dengan petugas pemadam kebakaran di tingkat kecamatan dan menyampaikan informasi kewaspadaan kepada gampong-gampong melalui para camat.

“Kami mengimbau masyarakat tidak membuka lahan dengan cara membakar karena sangat berbahaya. Termasuk juga tidak membakar sembarangan di sekitar permukiman,” ujarnya.

Zainal menyebutkan, kebakaran lahan sempat terjadi di Kecamatan Samadua pada malam sebelumnya. Lokasi kebakaran hanya berjarak sekitar 100 meter dari kawasan permukiman. Tim BPBD langsung turun ke lokasi untuk memadamkan api.

“Kesadaran masyarakat sangat penting. Kami minta warga bisa menindaklanjuti imbauan pemerintah serta segera melapor jika melihat kebakaran,” tambahnya.

BPBD Aceh Selatan juga telah mengaktifkan call center pada masing-masing pos pemadam kebakaran yang tersebar di sejumlah kecamatan untuk mempercepat respons jika terjadi kebakaran.

“Jika ada masyarakat atau pengendara yang melihat kebakaran, bisa langsung melapor ke pos pemadam terdekat, atau melalui kepala desa yang akan meneruskan ke kami,” jelas Zainal.

Zainal berharap perangkat desa bersama warga tetap siaga dan aktif memantau kondisi lingkungan sekitar serta menyampaikan informasi yang berpotensi membahayakan sejak dini.

Populer

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

Eggi Sudjana Kerjain Balik Jokowi

Selasa, 20 Januari 2026 | 15:27

Jokowi Sulit Mengelak dari Tuduhan Ijazah Palsu

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:15

UPDATE

Penggorengan Saham yang Mau Diberantas Purbaya Dipertanyakan

Kamis, 22 Januari 2026 | 23:53

Prabowo Izinkan Danantara Rekrut WNA untuk Pimpin BUMN

Kamis, 22 Januari 2026 | 23:38

Purbaya Klaim Bisa Pantau Rekening Semua Pejabat Kemenkeu

Kamis, 22 Januari 2026 | 23:34

Di WEF Davos, Prabowo Sebut RI Tak Pernah Sekalipun Gagal Bayar Utang

Kamis, 22 Januari 2026 | 23:14

Polda Metro Turunkan Puluhan Ribu Personel Siaga Banjir

Kamis, 22 Januari 2026 | 23:13

KPK Obok-Obok Rumah dan Kantor Bupati Sudewo

Kamis, 22 Januari 2026 | 22:29

Kemlu RI Tegaskan Tak Ada Kewajiban Bayar Rp16,9 Triliun setelah Gabung Dewan Perdamaian

Kamis, 22 Januari 2026 | 22:28

Prabowo Resmi Teken Piagam Dewan Perdamaian di Davos

Kamis, 22 Januari 2026 | 22:07

Wisuda ke-II UNOSO Dihadiri Mahfud MD hingga Rocky Gerung

Kamis, 22 Januari 2026 | 21:55

KPK: Pengabaian Pengawasan Kredit Bisa Berujung Pidana

Kamis, 22 Januari 2026 | 21:36

Selengkapnya