Berita

Sejumlah warga menuntut pembubaran BUMDes Ciawijapura Cirebon/RMOLJabar

Politik

Mekanisme Pengangkatan Keluarga Kuwu Ciawijapura Jadi Direktur BUMDes Dipertanyakan

RABU, 04 JUNI 2025 | 02:26 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Sejumlah warga yang menamakan diri Forum Peduli Ciawijapura, Kecamatan Sesukanlebak, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, mendatangi kantor desa untuk mempertanyakan transparansi dan mekanisme dalam pembentukan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

Koordinator aksi, Mohamad Rosid menjelaskan, berbagai dugaan muncul di tengah masyarakat mengenai pemerintahan Desa Ciawijapura. Salah satunya soal Direktur Bumdes, yang dijabat oleh anak kuwu atau kepala desa setempat. 

"Memang tidak ada aturan secara eksplisit, anggota keluarga kuwu menjadi pengurus BUMDes. Namun mekanisme pengangkatan, harus transparan sesuai aturan serta melibatkan partisipasi masyarakat desa, guna memastikan tidak ada nepotisme," kata Rosid usai audiensi di Pendopo Kantor Desa Ciawijapura Cirebon, dikutip RMOLJabar, Selasa 3 Juni 2025.


Menurutnya, musyawarah desa (musdes) sangat diperlukan dalam melaksanakan roda pemerintahan dan tentunya masyarakat dilibatkan dalam musyawarah tersebut. 

"Keluarga kuwu, boleh saja menjadi pengurus atau ketua BUMDes, selama memenuhi syarat dan melalui mekanisme yang benar. Namun, alangkah baiknya bila diberikan pada warga lain untuk mencegah konflik di masyarakat," ujarnya. 

Disinggung hasil audiensi, menurutnya menghasilkan kesepakatan akan adanya perombakan pengurus BUMDes pada Juli mendatang. Dan tentunya masyarakat akan menunggu hingga batas waktu tersebut.

"Kami ingin adanya dalam pemilihan susunan kepengurusan termasuk Direktur BUMDes dipilih masyarakat, melalui Musyawarah Desa," ujarnya. 

Sementara itu, Kuwu Ciawijapura, Ade Sri Sumartini, memastikan akan merespons tuntutan warganya dan akan melakukan evaluasi dalam melaksanakan program-program pembangunan di desanya.

Kuwu Ade memastikan akan pro aktif dalam menjalin komunikasi dengan berbagai pihak, termasuk dengan unsur masyarakat, Muspika, dan Pemkab Cirebon.

"Kami akan menjalankan roda Pemerintahan sesuai aturan yang berlaku, termasuk tahap pembentukan BUMDes, yang disoalkan oleh warga," kata Kuwu Ade. 

Ade mengklaim, berbagai tahapan telah dilakukan dalam pembentukan BUMDes, mulai dari sosialisasi dan mekanisme lainnya. Mengenai salah satu anggota keluarganya menjabat Ketua Bumdes, dijelaskan Ade, merupakan hasil dari musyawarah dan melalui mekanisme sosialisasi ke masyarakat.

"Ketua BUMDes tidak ada yang siap. Mengingat, upah yang minim," ujarnya.

Menurut Ade, audiensi yang dilakukan warganya merupakan motivasi bagi pemerintah desa, agar lebih terarah dalam melaksanakan roda pemerintahan. Adapun BPD yang belum ada keterwakilan masing-masing wilayah, akan segera benahi.

"Untuk kepengurusan BUMDes, kami akan melakukan evaluasi pada Juli mendatang," tutupnya.

Populer

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

Pujian Anies ke JK Benamkan Ade Armando Cs

Senin, 18 Mei 2026 | 04:20

UPDATE

Kemlu: PT DSI Tingkatkan Kepercayaan Global terhadap Ekspor RI

Jumat, 22 Mei 2026 | 14:20

Pantai Gading Perkuat Dukungan untuk Inisiatif Otonomi Sahara Maroko

Jumat, 22 Mei 2026 | 14:07

Penduduk Indonesia Bertambah 1,4 Juta Jiwa

Jumat, 22 Mei 2026 | 14:03

Pidato Prabowo Cerminkan Optimisme Menjaga Stabilitas Ekonomi Nasional

Jumat, 22 Mei 2026 | 14:02

KPK Panggil Plt Bupati Tulungagung dan Sejumlah Pejabat dalam Kasus Dugaan Pemerasan

Jumat, 22 Mei 2026 | 13:53

Kemenkeu dan BI Harus Bisa Menerjemahkan Keinginan Prabowo

Jumat, 22 Mei 2026 | 13:41

Polisi Tetapkan Sopir Green SM Tersangka Taksi vs KRL di Bekasi

Jumat, 22 Mei 2026 | 13:26

Sembilan WNI Jalani Visum dan Tes Kesehatan di Turki

Jumat, 22 Mei 2026 | 13:26

IKN Disiapkan Jadi Superhub Ekonomi Baru Indonesia

Jumat, 22 Mei 2026 | 13:20

Semen Indonesia Pangkas Empat Anak Usaha dalam Program Streamlining

Jumat, 22 Mei 2026 | 13:16

Selengkapnya