Berita

Budi Arie Setiadi/Ist

Politik

Islah Bahrawi Yakin Budi Arie Terlibat Judol

SELASA, 03 JUNI 2025 | 15:36 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Isu yang menyeret mantan Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Budi Arie Setiadi dalam kasus judi online (judol) terus bergulir.

Menurut Direktur Eksekutif Jaringan Moderat Indonesia (JMI) Islah Bahrawi, pengakuan para tersangka dalam kasus ini dapat menjadi dasar dugaan keterlibatan Budi Arie.

"Kenapa yakin sekali Budi Arie terlibat? Karena bukan hanya satu BAP (Berita Acara Pemeriksaan) yang menyebut nama dia. Ada 7 atau 9 BAP kalau nggak salah yang menyebut nama dia," ujar Islah dalam kanal YouTube Dedi Corbuzier, Selasa 3 Juni 2025.


Islah menggarisbawahi, dalam kejahatan seperti judi online, tidak mungkin hanya melibatkan satu pelaku tunggal. Dugaan keterlibatan Budi Arie tentu sangat kuat di dalam pusaran kasus ini.

Dalam dakwaan yang dibacakan oleh jaksa, Budi Arie disebut pada konteks keterlibatan empat terdakwa utama: Zulkarnaen Apriliantony, Adhi Kismanto, Alwin Jabarti Kiemas, dan Muhrijan alias Agus.

Dari praktik itu mereka diduga menerima total setoran senilai Rp15,3 miliar sebagai imbalan untuk membuka blokir dan menjaga keberlangsungan sejumlah situs judol agar tidak ditutup.

Uang setoran kemudian dibagikan sebagai komisi kepada pihak-pihak terlibat termasuk nama Budi Arie yang diduga menerima fee hingga 50 persen.

Islah lantas menegaskan bahwa judi online merupakan kejahatan luar biasa (extraordinary crime) yang memicu munculnya tindak pidana lain. Jika benar Budi Arie terlibat, kata dia, maka telah terjadi penyalahgunaan kekuasaan.

“Seorang pejabat publik yang dibayar negara, profesi yang sangat mulia, tapi dia salah gunakan. Kalau betul seperti pengakuan para tersangka di pengadilan, maka ada relasi kuasa yang disalahgunakan,” tegasnya.

Populer

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Jokowi Sumber Masalah Bangsa

Minggu, 08 November 2026 | 08:43

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

UPDATE

Komisi III DPR Dukung Kejagung Bongkar Tuntas Mafia Nikel di Sultra

Senin, 09 November 2026 | 00:30

Menanti Hoegeng di Zaman Now

Senin, 09 November 2026 | 00:06

Ratusan Ojol dan Sahabat Disabilitas Peroleh Santunan Jelang HUT ke-15 Nasdem

Minggu, 08 November 2026 | 23:41

Surya Paloh Ingatkan Ego Partai Tak Boleh Kalahkan Kepentingan Nasional

Minggu, 08 November 2026 | 23:37

Jimly Minta 8 Partai di Parlemen Segera Bermusyawarah soal Gibran

Minggu, 08 November 2026 | 23:25

UI dan Peradi Profesional Perkuat Kolaborasi Lewat Networking Golf Tournament 2026

Minggu, 08 November 2026 | 20:55

Mutu Audit jadi Penentu Kepercayaan Publik terhadap Korporasi

Minggu, 08 November 2026 | 20:00

Desak Tito Mundur, Faizal Assegaf: Dia Lingkar Inti Jokowi

Minggu, 08 November 2026 | 19:45

Ubedilah Badrun: Patron Jenderal Listyo Sigit Bertahun-tahun adalah Jokowi

Minggu, 08 November 2026 | 19:38

Prabowo Kumpulkan 10 Mantan Kapolri di Hambalang, Ada Da'i Bachtiar hingga Tito Karnavian

Minggu, 08 November 2026 | 18:48

Selengkapnya