Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Non APBN, Pemerintah Beri Diskon 20 Persen Tarif Tol Selama Libur Sekolah

SELASA, 03 JUNI 2025 | 13:31 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Pemerintah akan memberikan diskon tarif tol sebesar 20 persen selama masa libur sekolah pada periode Juni-Juli 2025. 

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengatakan diskon ini merupakan salah satu bagian dari lima paket yang dikucurkan pemerintah untuk mendongkrak perekonomian dalam negeri memasuki triwulan II 2025 ini.

“Diskon tarif tol 20 persen diberikan dengan target penerima 110 juta pengendara selama libur sekolah (Juni-Juli 2025),” kata Sri Mulyani dalam akun Instagram pribadinya pada Selasa 3 Juni 2025.


Bendahara negara ini mengatakan bahwa diskon tarif ini diberikan dengan nilai Rp650 miliar dan tidak berasal dari anggaran negara atau non Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN). 

"Untuk (diskon) ini, akan dilakukan melalui operasi non-APBN. Karena dalam hal ini, Kementerian PU akan atau sudah memberikan surat edaran kepada Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) mengenai kebijakan diskon tarif tol tersebut," jelasnya pada konferensi pers Senin 2 Juni 2025.

Pemerintah meyakini libur sekolah menjadi salah satu  momen lonjakan perjalanan wisata, untuk mendorong perputaran dan daya beli masyarakat.

Tak hanya diskon tarif tol, pemerintah juga akan memberikan empat paket stimulus lainnya, yaitu diskon transportasi kereta, pesawat hingga angkutan laut, penebalan bantuan sosial dan bantuan pangan, bantuan subsidi upah (BSU), dan perpanjangan iuran JKK bagi sektor padat karya.

“Semoga paket stimulus ini dapat berjalan lancar dan memberikan dampak positif yang signifikan bagi perekonomian nasional, mendorong pertumbuhan, serta meningkatkan daya beli masyarakat,” tandas Sri Mulyani di Instagram.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Menteri P2MI Didesak Terbitkan Aturan Transisi SIUKAK-SIP3MI

Selasa, 29 September 2026 | 03:59

Ombudsman Diminta Tindaklanjuti Secara Terbuka Temuan di Lapas Cibinong

Selasa, 29 September 2026 | 03:43

KPK Diminta Periksa Petinggi Summarecon Terkait Aliran Uang ke Pejabat

Selasa, 29 September 2026 | 03:23

28.620 Manajer KDKMP Terima SK, Penempatan Diserahkan ke Agrinas

Selasa, 29 September 2026 | 02:55

Dunia Butuh Penguatan Multilateralisme di Tengah Geopolitik yang Tak Pasti

Selasa, 29 September 2026 | 02:25

PHE Ajak Mahasiswa Kenali Industri Hulu Migas Lewat Upstream Youth Champs 2026

Selasa, 29 September 2026 | 01:56

Polisi Pastikan Bupati Gowa Sitti Husniah Dicekal ke Luar Negeri

Selasa, 29 September 2026 | 01:26

Menhan Sjafrie Serahkan 12 Ranpur Amfibi AAV M-35 Buatan AS ke Marinir

Selasa, 29 September 2026 | 00:47

BEI Buka Short Selling Mulai 1 Oktober, Begini Cara Kerja dan Risikonya

Selasa, 29 September 2026 | 00:20

KPK Diminta Tidak Tebang Pilih Usut Kasus Korupsi Kementerian ATR/BPN

Senin, 28 September 2026 | 23:48

Selengkapnya