Berita

Prabowo Subianto, Megawati Soekarnoputri, dan Gibran Rakabuming Raka (tangkapan layar/RMOL)

Politik

Golkar Senang Momen Megawati dan Prabowo-Gibran Bertemu Satu Forum

SENIN, 02 JUNI 2025 | 16:57 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

DPP Partai Golkar menyambut baik momen kebersamaan antara Presiden Prabowo Subianto, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, dan Presiden ke-5 RI sekaligus Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Megawati Soekarnoputri dalam upacara peringatan Hari Lahir Pancasila di Gedung Pancasila, pada Senin 2 Juni 2025. 

Menurut Sekjen Partai Golkar, Muhammad Sarmuji, momen tersebut sangat baik untuk merawat hubungan antar tokoh bangsa. 

“Bagus Dong. Selain ini adalah peringatan penting, kehadiran Bu Mega bisa merawat hubungan baik antar sesama tokoh yang pernah jadi presiden,” ujar Sarmuji kepada wartawan, Senin 2 Juni 2025. 


Bahkan, menurut Sarmuji, ke depan akan lebih bagus lagi jika semua mantan presiden dan tokoh bangsa sering bertemu dalam satu forum. Sebab, kebersamaan itu akan membuat Indonesia adem ayem dan tentram.

“Lain waktu bisa kumpul bareng bersama tokoh lain seperti Pak SBY dan Pak Jokowi. Kalau itu terjadi Indonesia jadi tambah asrep (adem/dingin dalam bahasa Jawa),” demikian Sarmuji.

Upacara peringatan Hari Lahir Pancasila di Gedung Pancasila, Kementerian Luar Negeri, pada Senin 2 Juni 2025, menghadirkan momen langka kebersamaan antara Presiden Prabowo Subianto, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, dan Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri yang juga menjabat sebagai Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP).

Pengamat politik Adi Prayitno menilai kebersamaan ketiga tokoh tersebut sebagai momen haru yang dapat mencairkan ketegangan politik.

"Minimal ini bisa mencairkan suasana politik yang ada, khususnya antara Megawati dan Gibran. Kalau Prabowo dan Megawati sebenarnya mereka sohib lama," kata Adi kepada RMOL beberapa saat lalu.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Serentak di Tiga Lokasi, KPK Periksa Pegawai Kemenag dan Bos Travel

Jumat, 17 April 2026 | 14:16

Waspadai Phishing dan Malware, BNI Tekankan Keamanan BNIdirect

Jumat, 17 April 2026 | 14:15

Bitcoin Stabil di Level 74.900 Dolar AS

Jumat, 17 April 2026 | 14:11

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,33 Persen di 2025, Didongkrak Sektor Manufaktur

Jumat, 17 April 2026 | 14:05

KPK Periksa Direktur Kepatuhan Bank Papua dalam Kasus Korupsi Dana Operasional Papua

Jumat, 17 April 2026 | 14:01

Rekrutmen Manajer Kopdes Tak Boleh Ada Titipan

Jumat, 17 April 2026 | 13:50

Kasus Chat Cabul Mahasiswa Merebak di IPB, DPR Minta Kampus Bertindak Tegas

Jumat, 17 April 2026 | 13:41

Penahanan Harga BBM Non-Subsidi Dikhawatirkan Ganggu Kesehatan Fiskal

Jumat, 17 April 2026 | 13:39

PPIH Ujung Tombak Keberhasilan Penyelenggaraan Haji

Jumat, 17 April 2026 | 13:31

KPK Temukan Dapur MBG Tak Layak, Kasus Keracunan Jadi Alarm Serius

Jumat, 17 April 2026 | 13:22

Selengkapnya