Berita

Ketua Presidium Jaringan Aktivis Reformasi Indonesia 1998 (Jari 98), Willy Prakarsa

Politik

Jari 98:

Keaslian Ijazah Jokowi Isu Recehan

MINGGU, 01 JUNI 2025 | 20:38 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Isu keaslian ijazah Presiden ke-7 RI, Joko Widodo terlalu receh dibanding masalah kesejahteraan masyarakat yang belum sepenuhnya terwujud.

Ketua Presidium Jaringan Aktivis Reformasi Indonesia 1998 (Jari 98), Willy Prakarsa bahkan menilai isu ijazah Jokowi bentuk pelecehan intelektual dan upaya pengalihan dari masalah substansial bangsa.

"Kita ini bangsa besar, jangan terlalu larut dengan isu recehan. Apa manfaatnya bagi rakyat? Seharusnya energi kita digunakan untuk membahas kebijakan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat," ujar Willy dalam keterangan tertulisnya, Minggu, 1 Juni 2025.


Sorotan atas polemik ijazah Jokowi bukanlah hal baru. Berulang kali, pihak terkait seperti Universitas Gadjah Mada (UGM) dan Bareskrim Polri telah mengonfirmasi keaslian dokumen akademik Jokowi. Namun, perdebatan seputar isu ini tetap mencuat, terutama di media sosial dan berbagai forum diskusi politik.

Willy menekankan, perdebatan yang tidak berbasis substansi hanya membuang waktu dan energi. Ia mengajak masyarakat untuk lebih bijak dalam memilih informasi yang beredar.

"Kalau terus membahas hal yang tidak ada manfaatnya, kapan kita bisa maju? Bangsa ini punya banyak PR, mulai dari kesejahteraan rakyat, ketahanan ekonomi, hingga pendidikan. Itu yang seharusnya kita prioritaskan," tegasnya.

Seiring dengan dinamika politik yang semakin kompleks, Willy mengajak masyarakat menjadi lebih kritis dan rasional menyikapi berbagai narasi yang berkembang. 

Baginya, pembangunan dan kesejahteraan rakyat harus menjadi prioritas utama, bukan sekadar polemik yang tidak memiliki dampak nyata bagi kehidupan sehari-hari.

"Masyarakat bisa mengalihkan fokus mereka ke isu-isu yang lebih produktif dan konstruktif bagi bangsa," demikia Willy.

Populer

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

UPDATE

Keputusan Pemerintah Batasi Ekspor Gas ke Singapura Sangat Tepat

Selasa, 27 Oktober 2026 | 01:57

IHSG, Selat Malaka dan Ujian Kedaulatan Ekonomi Indonesia

Selasa, 27 Oktober 2026 | 01:41

MKD Diminta Bersikap Tegas Sikapi Laporan Dugaan KDRT Anggota Dewan

Selasa, 27 Oktober 2026 | 01:20

Singapura, Dino Patti Djalal dan Opini Sesat

Selasa, 27 Oktober 2026 | 00:45

Bareskrim Tahan WN Taiwan Manajer Kapal Pengangkut 1 Ton Ketamin

Selasa, 27 Oktober 2026 | 00:26

Haji Isam dan Kutukan Demokrasi Mahal

Senin, 26 Oktober 2026 | 23:50

Kinerja Sektor Hukum Era Prabowo-Gibran Makin Bertaring

Senin, 26 Oktober 2026 | 23:24

Temui Mendikdasmen, DPR Minta Gerakan Lawan Bullying Diperkuat Lintas Sektor

Senin, 26 Oktober 2026 | 23:09

Balas Singapura! Bahlil Bakal Bangun PLTN di Batam

Senin, 26 Oktober 2026 | 22:18

Pelabuhan Sabang Didorong jadi Hub Internasional yang Ramah Lingkungan

Senin, 26 Oktober 2026 | 22:17

Selengkapnya