Berita

Herman Khaeron (tengah)/RMOL

Bisnis

Masa Depan Indonesia Sangat Ditentukan oleh Sektor Perikanan yang Potensial

SABTU, 31 MEI 2025 | 11:53 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Masyarakat Perikanan Nusantara (MPN) menyoroti pentingnya sektor perikanan dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional. 

Hal itu disampaikan Ketua Umum MPN Herman Khaeron dalam sambutannya pada webinar bertajuk "Peningkatan Kontribusi Perikanan untuk Mendukung Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi” yang digelar dalam rangka peringatan HUT ke-29 MPN, Sabtu 31 Mei 2025. 

“Kami haturkan terima kasih, pada ulang tahun yang ke-29 ini tetap menjadi pilar dan terus memperkaya terhadap ide, gagasan, dan pergerakan dari organisasi Masyarakat Perikanan Nusantara (MPN),” ujar Herman.


Herman juga menyampaikan apresiasi kepada para peserta webinar yang berasal dari berbagai kalangan, mulai dari pelaku usaha, akademisi, pemerintah, hingga para nelayan.

“Ini tentu menunjukkan bahwa betapa masa depan Indonesia juga sangat ditentukan oleh sektor yang potensial ini,” kata dia.

Sebab, sambung Herman, Indonesia adalah archipelago state sebagai negara kepulauan, yang dua pertiganya adalah kawasan laut dan perairan. 

“Tentu ini juga harus menjadi pendoman kita, sesungguhnya potensi yang besar itu adalah di laut,” kata Sekjen DPP Partai Demokrat ini.

Namun demikian, Herman pun mengingatkan bahwa hingga saat ini perhatian dari negara terhadap sektor perikanan masih belum optimal. 

“Namun kalau sampai hari ini perhatian belum kunjung tiba, belum memberikan sesuatu yang lebih besar porsinya baik dari sisi kebijakan politik maupun kebijakan anggaran, tentu ya ini adalah suatu proses menuju ke arah sana,” tandasnya.

Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Eggi Sudjana Kerjain Balik Jokowi

Selasa, 20 Januari 2026 | 15:27

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

DPR Minta TVRI Maksimalkan Siaran Piala Dunia hingga Pelosok Negeri

Jumat, 30 Januari 2026 | 12:12

Budisatrio Dinilai Tepat Gantikan Sugiono di Kementerian Luar Negeri

Jumat, 30 Januari 2026 | 11:53

KPK Kembali Periksa Lima Pejabat Pemkab Bekasi Terkait Kasus Suap Ijon Bupati Ade Kuswara

Jumat, 30 Januari 2026 | 11:47

Trump: Putin Setuju Tahan Serangan ke Ukraina Selama Musim Dingin Ekstrem

Jumat, 30 Januari 2026 | 11:29

Lonjakan Harga Emas Diprediksi Tembus Rp4,2 Juta Akhir Tahun

Jumat, 30 Januari 2026 | 11:16

Pasar Minyak Masih Bergejolak Tanggapi Rencana AS Serang Iran

Jumat, 30 Januari 2026 | 11:08

Bawang Putih Impor Bakal Masuk Pasar, Kemendag Targetkan Harga Jinak Sebelum Ramadan

Jumat, 30 Januari 2026 | 10:50

Saham Nokia Anjlok, Ketua Dewan Komisaris Mengundurkan Diri

Jumat, 30 Januari 2026 | 10:20

Buntut Kasus Hogi Minaya, Kapolresta Sleman Dinonaktifkan

Jumat, 30 Januari 2026 | 10:01

Rapat Pleno Tetapkan Gus Yahya Kembali Pimpin NU

Jumat, 30 Januari 2026 | 10:01

Selengkapnya