Berita

Trump Tower/Bloomberg

Dunia

Trump Tower Senilai Rp16 Triliun Siap Mencakar Langit Vietnam

JUMAT, 30 MEI 2025 | 22:29 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Trump Organization berencana membangun gedung pencakar langit setinggi lebih dari 60 lantai di pusat Kota Ho Chi Minh, Vietnam mulai tahun depan.

Diberitakan Reuters pada Jumat 30 Mei 2025, pembangunan tersebut ditaksir bernilai investasi lebih dari 1 miliar Dolar AS atau sekitar Rp16,2 triliun dengan nama Trump Tower.

Proyek ini akan menjadi inisiatif besar kedua Trump Organization menyusul proyek resor golf di wilayah utara Vietnam.


Wakil Presiden Senior Trump Organization, Eric Trump juga telah berkunjung ke Vietnam pekan lalu untuk meninjau resor golf dan ke lokasi Trump Tower.

"(Proyek ini) akan membuat iri seluruh Asia dan seluruh dunia," kata Eric Trump.

Ia juga menyatakan akan sering berkunjung ke Vietnam untuk memastikan proyek-proyek besar itu dapat berjalan sesuai rencana.

Trump Tower direncanakan berdiri di kawasan Thu Thiem, pusat keuangan baru yang dikembangkan di jantung Kota Ho Chi Minh. Di area strategis ini, pemerintah kota menargetkan pertumbuhan pusat bisnis baru bertaraf internasional.

Proyek menara pencakar langit ini diperkirakan akan mengikuti pola kerja sama seperti proyek golf sebelumnya. Trump Organization akan mengelola operasional, sementara pengembang properti lokal Kinhbac City bertanggung jawab atas pengembangan fisik dan pendanaan utama. 

"Usaha patungan ini akan fokus pada pengembangan hotel bintang lima, lapangan golf bergaya kejuaraan, serta kawasan perumahan mewah dengan fasilitas tak tertandingi di Vietnam," demikian pernyataan Kinhbac City pada Oktober lalu.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Bahlil Ungkap Defisit Minyak RI Hampir 1 Juta Barel per Hari

Selasa, 15 September 2026 | 10:24

Pemerintah Terus Perbaiki DTSEN agar Bansos Tepat Sasaran

Selasa, 15 September 2026 | 10:15

Jelang Sertijab Menteri Keuangan, Rupiah Melemah ke Rp17.674 per Dolar AS

Selasa, 15 September 2026 | 10:10

Pitra Romadoni Pilih Restoratif Justice soal Kasus ITE di Polres Bogor

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

Bahlil Buka Suara soal Antrean BBM Subsidi di Makassar

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

KPK Benarkan Presiden Direktur Summarecon Agung Turut Terjaring OTT

Selasa, 15 September 2026 | 10:02

IBC Mulai Produksi Baterai di Karawang, Kapasitas Awal 6,9 GWh

Selasa, 15 September 2026 | 09:57

Ruang Akademik Menuju Ekosistem Hak Asasi Manusia

Selasa, 15 September 2026 | 09:48

Turun Dua Hari Beruntun, Emas Antam Ambruk ke Rp2,5 Juta per Gram

Selasa, 15 September 2026 | 09:44

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon Usai OTT

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Selengkapnya