Berita

Ketua Solidaritas Merah Putih, Silfester Matutina, usai menjalani pemeriksaan di Polres Metro Jakarta Selatan pada Rabu, 28 Mei 2025/Istimewa

Hukum

Loyalis Jokowi Turut Dimintai Keterangan soal Dugaan Ijazah Palsu

KAMIS, 29 MEI 2025 | 19:18 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Polres Metro Jakarta Selatan terus melakukan pemeriksaan sejumlah pihak dalam kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi).

Teranyar, Ketua Solidaritas Merah Putih, yang juga loyalis Jokowi, Silfester Matutina, ikut menjalani pemeriksaan di Polres Metro Jakarta Selatan, Rabu, 28 Mei 2025.

"Diminta datang untuk klarifikasi dan jadi saksi dalam pengaduan dari Peradi Bersatu terhadap saudara RS yang menuduh ijazah Pak Jokowi palsu. Ada sekitar 40 pertanyaan yang saya jawab sesuai pengetahuan saya," ujar Silfester, dikutip Kamis 29 Mei 2025.


Kepada awak media, Silfester menjelaskan, saat tuduhan itu disampaikan Roy Suryo dalam sebuah acara, ia juga hadir sebagai salah satu narasumber.

“RS menuduh Pak Jokowi ijazahnya palsu, tapi saudara RS tidak mempunyai bukti-bukti atas tuduhan itu. Waktu itu saya sebagai narasumber di acara itu bersama saudara RS juga dan ada sekitar enam narasumber yang lainnya," tutur Silfester.

Menurut Silfester, narasi yang terus dibangun oleh Roy Suryo cs diduga kuat tanpa bukti yang valid. Sehingga bisa dikategorikan sebagai fitnah dan berpotensi dijerat pasal-pasal dalam UU ITE maupun pidana umum.

"Jadi di situ Roy Suryo mengatakan bahwa ijazah dan juga skripsi Pak Jokowi itu palsu, padahal kalau kita lihat beliau ini kan bukan siapa-siapa yang bisa mengatakan ijazah orang ini asli atau palsu ya kan. Harusnya yang mengatakan itu adalah pihak resmi yang diakui oleh negara, dalam hal ini laboratorium forensik atau Mabes Polri atau utusan pengadilan," paparnya.

Di sisi lain, Silfester pun mengapresiasi Bareskrim Polri yang telah menyatakan ijazah Jokowi adalah asli.

Sebab, keputusan itu berdasarkan hasil pemeriksaan laboratorium forensik yang membandingkan dengan tiga ijazah asli milik rekan seangkatannya.

“Ijazah yang diserahkan langsung oleh Pak Jokowi dan oleh sepupunya telah diperiksa secara forensik dan dinyatakan identik dengan tiga ijazah asli pembanding," kata Silfester.

Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Tujuh Kader Baru Resmi Masuk PSI, Mayoritas Eks Nasdem

Sabtu, 31 Januari 2026 | 18:11

Penanganan Hukum Tragedi Pesta Pernikahan di Garut Harus Segera Dituntaskan

Sabtu, 31 Januari 2026 | 17:34

Kata Gus Yahya, Dukungan Board of Peace Sesuai Nilai dan Prinsip NU

Sabtu, 31 Januari 2026 | 17:02

Pertamina Bawa Pulang 1 Juta Barel Minyak Mentah dari Aljazair

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:29

Penegakan Hukum Tak Boleh Mengarah Kriminalisasi

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:11

Kementerian Imipas Diminta Investigasi Rutan Labuan Deli

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:07

Ekonomi Indonesia 2026: Janji vs Fakta Daya Beli

Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:21

Gus Yahya: 100 Tahun NU Tak Pernah Berubah Semangat dan Idealismenya!

Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:07

Australia Pantau Serius Perkembangan Penyebaran Virus Nipah

Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:57

Mundur Massal Pimpinan OJK dan BEI, Ekonom Curiga Tekanan Berat di Pasar Modal

Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:52

Selengkapnya