Berita

Ilustrasi/RMOL via AI

Dunia

Mundur sebagai Penasihat Trump, Ini Ungkapan Hati Elon Musk

KAMIS, 29 MEI 2025 | 08:53 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

CEO Tesla, Elon Musk, mengumumkan bahwa masa jabatannya sebagai Kepala Departemen Efisiensi Pemerintah AS (DOGE) telah berakhir.

Pengumuman ini disampaikan Musk lewat unggahannya di media sosial X, di tengah kritik terhadap lembaga tersebut yang dianggap membuat sejumlah departemen kekurangan anggaran akibat kebijakan pemangkasan biaya.

“Karena masa tugas saya sebagai Pegawai Pemerintah Khusus akan segera berakhir, saya mengucapkan terima kasih kepada Presiden @realDonaldTrump atas kesempatan untuk membantu mengurangi pemborosan anggaran,” tulis Musk, dikutip dari Associated Press, Kamis 29 Mei 2025.


Meski akan mundur, Musk menegaskan bahwa lembaga DOGE akan terus berjalan.

“Misi DOGE akan terus berkembang dan menjadi bagian penting dalam pemerintahan,” ujarnya.

Sebelumnya, Musk sudah menyampaikan niatnya untuk mengurangi keterlibatan dalam politik dan mundur dari jabatan tersebut. Ini terjadi di tengah penurunan nilai saham Tesla, baik di pasar global maupun AS.

Meski disebut sebagai kepergian yang telah direncanakan, keputusan ini muncul setelah hubungan Musk dan Trump mulai merenggang karena perbedaan pandangan, terutama dalam kebijakan ekonomi.

Salah satunya terkait undang-undang baru yang disebut Trump sebagai One Big Beautifull Bill. Menurut para kritikus, RUU itu hanya menguntungkan orang kaya dan membebani rakyat miskin serta kelas pekerja.

Musk sendiri menyebut ia “kecewa” dan menilai RUU itu justru bertentangan dengan semangat efisiensi yang diusung DOGE.

Selain itu, Musk juga tak setuju dengan kebijakan tarif impor besar-besaran yang didorong Trump belakangan ini. Ia bahkan sempat menyebut penasihat perdagangan Trump, Peter Navarro, sebagai “lebih bodoh dari sekarung batu bata”.

Ketua DPR AS, Mike Johnson, mengapresiasi kerja Musk selama di pemerintahan dan menegaskan bahwa Kongres, yang kini dikuasai Partai Republik, akan terus memangkas pengeluaran berdasarkan rekomendasi dari DOGE.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Kesiapan Listrik dan Personel Siaga PLN Diapresiasi Warga

Sabtu, 10 Januari 2026 | 21:51

Megawati Minta Kader Gotong-Royong Bantu Sumatera

Sabtu, 10 Januari 2026 | 21:35

Muannas Peringatkan Pandji: Ibadah Salat Bukan Bahan Lelucon

Sabtu, 10 Januari 2026 | 21:28

Saksi Cabut dan Luruskan Keterangan Terkait Peran Tian Bahtiar

Sabtu, 10 Januari 2026 | 20:53

Rocky Gerung: Bagi Megawati Kemanusiaan Lebih Penting

Sabtu, 10 Januari 2026 | 20:40

Presiden Jerman: Kebijakan Trump Merusak Tatanan Dunia

Sabtu, 10 Januari 2026 | 19:53

Ostrakisme Demokrasi Athena Kuno: Kekuasaan Rakyat Tak Terbatas

Sabtu, 10 Januari 2026 | 19:31

Megawati Resmikan Pendirian Kantor Megawati Institute

Sabtu, 10 Januari 2026 | 18:53

Khamenei Peringatkan Trump: Penguasa Arogan Akan Digulingkan

Sabtu, 10 Januari 2026 | 18:06

NST 2026 Perkuat Seleksi Nasional SMA Kemala Taruna Bhayangkara

Sabtu, 10 Januari 2026 | 17:36

Selengkapnya