Berita

Kolase Presiden ke-2 RI Soeharto dan bendera Golkar/RMOL

Politik

Golkar Masih Berharap Soeharto Diberi Gelar Pahlawan Nasional

KAMIS, 29 MEI 2025 | 01:48 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Partai Golkar masih berharap Presiden ke-2 RI Soeharto mendapatkan gelar pahlawan nasional oleh negara atas jasanya dalam bidang pembangunan.

Hal itu disampaikan Wakil Ketua Umum Partai Golkar Adies Kadir ketika ditanya soal gelar pahlawan untuk Soeharto yang dikecam banyak kalangan.

“Kalau Partai Golkar sudah jelas dari  dulu kan kami menginginkan agar supaya Jenderal Besar Soeharto itu kan dijadikan pahlawan nasional. Jadi kami berharap agar supaya bisa segera pemerintah memberikan gelar itu, pahlawan nasional terhadap beliau,” kata Adies Kadir kepada wartawan, Rabu, 28 Mei 2026.


Menurutnya, Soeharto memiliki jasa besar bagi pembangunan bangsa, meskipun terdapat sejumlah kekurangan, hal itu merupakan hal yang lumrah sebagai manusia.

“Bagaimanapun, apapun kelebihan dan kekurangan, setiap presiden itu pasti ada kelebihan dan ada kekurangannya. Presiden Soeharto 32 tahun juga ada perubahan-perubahan yang dibuat untuk negara ini,” ucapnya.

Ia mengurai pembangunan yang dilakukan Soeharto seperti Jakarta cukup pesat dan bagus sejak Soeharto menjadi presiden di tahun 1968 hingga 1998. 

“Jadi terlepas dari segala kekurangan dan kelebihan, kalau memang presiden-presiden itu punya jasa, ya kita berilah gelar pahlawan nasional,” tutupnya.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Polda Metro Geledah Sembilan Lokasi Terkait Dugaan Korupsi Proyek Alat Konstruksi

Jumat, 18 September 2026 | 18:26

APBN Defisit Rp240 Triliun, IHSG-Rupiah Kompak Anjlok

Jumat, 18 September 2026 | 18:06

Sinopsis The Ordinary Jackpot, Drama Korea Terbaru Lee Jun-hyuk

Jumat, 18 September 2026 | 18:04

Usai Summarecon Agung, Rumah Anak Buah Nusron Wahid Digeledah KPK

Jumat, 18 September 2026 | 18:02

BNI Perkuat Peran Bank Sahabat Mahasiswa melalui Jatinangor Music Fest

Jumat, 18 September 2026 | 17:57

Geledah Kantor Summarecon Agung, Dokumen SHGB dan Bukti Elektronik Disita KPK

Jumat, 18 September 2026 | 17:48

Fahd A Rafiq Jadi Tersangka KPK 3 Kali, Ini Daftar Kasus yang Menjeratnya

Jumat, 18 September 2026 | 17:48

Kasus Summarecon Alarm Pembenahan Sistem Blokir Pertanahan

Jumat, 18 September 2026 | 17:42

Beda Influenza A dan Flu Biasa, Kenali Gejala dan Cara Membedakannya

Jumat, 18 September 2026 | 17:41

Paulus Tannos Tegaskan Tak Hindari Hukum, Minta Bukti Diuji Secara Adil

Jumat, 18 September 2026 | 17:28

Selengkapnya