Berita

Kolase Joko Widodo dan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri/RMOL

Politik

Saatnya Prabowo Bersihkan Menteri Bermasalah Peninggalan Jokowi

Gunakan Tangan PDIP
RABU, 28 MEI 2025 | 23:39 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Presiden Prabowo Subianto sudah benar didesak untuk membersihkan anak buah warisan Presiden ke-7 RI Joko Widodo di Kabinet Merah Putih lewat PDIP.

Hal itu disampaikan Direktur Eksekutif Indonesia Politik Opinion (IPO), Dedi Kurnia Syah merespons tindak tanduk menteri peninggalan era Jokowi yang kerap bikin onar di pemerintahan Prabowo.

“Dan tanpa kritik PDIP sekalipun, Prabowo perlu membangun kabinet yang mandiri, tanpa intervensi pihak tertentu, termasuk Jokowi,” ucap Dedi kepada Kantor Berita Politik dan Ekonomi RMOL, Rabu, 28 Mei 2025.


Namun, Dedi menegaskan apabila ada kepentingan Jokowi yang menyusupi anak buah Prabowo saat ini, maka presiden memang perlu bersih-bersih meski dengan tangan PDIP.

“Jika memang ada kepentingan Jokowi di kabinet, Prabowo sudah benar didesak membersihkannya,” ucapnya.

Meski demikian, masyarakat diminta untuk mengapresiasi kritik pedas yang dilontarkan PDIP kepada seluruh anak buah Presiden Prabowo. Sebut saja seperti Menteri Koperasi Budi Arie Setiadi yang baru-baru ini terseret kasus judi online (judol).
Parahnya, Budi Arie justru menuding PDIP dan Menko Polkam Budi Gunawan sebagai otak yang memframing dirinya terlibat judol.

Dengan demikian, wajar jika PDIP geram dan melontarkan kritik pedas ke pemerintahan Prabowo. Bahkan beberapa kader sudah ada yang melaporkan Budi Arie ke Bareskrim Polri.

“Kritik PDIP satu sisi harus diapresiasi, di luar soal motif politik mereka, tetapi menteri memang pantas dikritisi agar sesuai koridor pembangunan dan kepentingan publik,” tutupnya.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Polda Metro Geledah Sembilan Lokasi Terkait Dugaan Korupsi Proyek Alat Konstruksi

Jumat, 18 September 2026 | 18:26

APBN Defisit Rp240 Triliun, IHSG-Rupiah Kompak Anjlok

Jumat, 18 September 2026 | 18:06

Sinopsis The Ordinary Jackpot, Drama Korea Terbaru Lee Jun-hyuk

Jumat, 18 September 2026 | 18:04

Usai Summarecon Agung, Rumah Anak Buah Nusron Wahid Digeledah KPK

Jumat, 18 September 2026 | 18:02

BNI Perkuat Peran Bank Sahabat Mahasiswa melalui Jatinangor Music Fest

Jumat, 18 September 2026 | 17:57

Geledah Kantor Summarecon Agung, Dokumen SHGB dan Bukti Elektronik Disita KPK

Jumat, 18 September 2026 | 17:48

Fahd A Rafiq Jadi Tersangka KPK 3 Kali, Ini Daftar Kasus yang Menjeratnya

Jumat, 18 September 2026 | 17:48

Kasus Summarecon Alarm Pembenahan Sistem Blokir Pertanahan

Jumat, 18 September 2026 | 17:42

Beda Influenza A dan Flu Biasa, Kenali Gejala dan Cara Membedakannya

Jumat, 18 September 2026 | 17:41

Paulus Tannos Tegaskan Tak Hindari Hukum, Minta Bukti Diuji Secara Adil

Jumat, 18 September 2026 | 17:28

Selengkapnya