Berita

Ilustrasi/RMOL

Bisnis

Pemerintah Jepang Siapkan Beras Murah untuk Tekan Harga

RABU, 28 MEI 2025 | 14:48 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pemerintah Jepang berencana menjual 300.000 ton stok beras kepada jaringan supermarket besar demi menekan lonjakan harga yang terjadi belakangan ini. 
Rencana ini ditargetkan mulai berjalan pada awal Juni 2025, dengan harapan harga beras di pasar bisa turun hingga setengah dari harga saat ini.
Menteri Pertanian Jepang, Shinjiro Koizumi, menyampaikan pada Senin 26 Mei 2025, bahwa pemerintah akan menjual beras hasil panen tahun 2022 sebanyak 200.000 ton dan 100.000 ton dari panen tahun 2021. Harga jualnya dipatok 11.556 Yen atau sekitar Rp1,3 juta untuk satu karung beras mentah seberat 60 kilogram.

Jika dihitung dalam ukuran yang biasa dijual di pasaran, harga beras itu setara dengan sekitar 2.160 Yen atau Rp245.000 untuk kemasan 5 kilogram. Selain itu, pemerintah juga akan menanggung biaya pengiriman beras ke supermarket agar distribusi berjalan lancar.


“Kami ingin mencegah harga beras tetap tinggi dan menghindari masyarakat berhenti makan nasi karena terlalu mahal,” ujar Koizumi, dikutip dari Japan Times.

Kebijakan ini menandai perubahan besar dalam cara pemerintah melepas stok beras. Sebelumnya, penjualan dilakukan melalui sistem lelang. Kini, beras akan didistribusikan melalui kontrak langsung tanpa tender. Perubahan ini terjadi setelah Koizumi menggantikan Menteri Pertanian sebelumnya, Taku Eto, yang mengundurkan diri akibat kesalahan dalam pengelolaan stok beras.

Saat ini, harga rata-rata beras di Jepang mencapai rekor tertinggi, yaitu 4.285 Yen atau sekitar Rp489.000 untuk 5 kilogram. Bahkan, sejumlah supermarket masih kesulitan memenuhi permintaan karena stok yang terbatas.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Buya Anwar: Kasus Korupsi Bisa Picu Krisis Kepercayaan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 06:18

Direktur Keuangan dan Strategi Bank Jakarta Basaria Martha Raih Penghargaan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 06:02

Ini Jadwal Lengkap Rencana Perjalanan Haji 2027

Rabu, 21 Oktober 2026 | 05:45

Seragam Tak Mengubah Hukum

Rabu, 21 Oktober 2026 | 05:34

Cek Kesehatan Gratis Kini Lebih Mudah Diakses

Rabu, 21 Oktober 2026 | 05:19

Polda Banten: KMP Batumandi Angkut 420 Penumpang dan 89 Kendaraan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 04:59

Pembangunan KNMP Sima-Wabu Libatkan Warga Lokal

Rabu, 21 Oktober 2026 | 04:46

Korban Indosurya Berjuang Mencari Keadilan sejak 2020

Rabu, 21 Oktober 2026 | 04:13

Pramono Dorong Film Nasional Tembus Pasar ASEAN

Rabu, 21 Oktober 2026 | 04:02

Galeri 24 Sabet Top 2 Kategori Retail dan Top 28 BUMN

Rabu, 21 Oktober 2026 | 03:32

Selengkapnya