Berita

Tangkapan layar/RMOL

Politik

Netizen: Sekuat Apa Bapak Budi Bertahan?

RABU, 28 MEI 2025 | 03:55 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Sejumlah kader PDIP mendatangi Bareskrim Polri pada Selasa, 27 Mei 2025.

Mereka melaporkan Menteri Koperasi, Budi Arie Setiadi, terkait pencemaran nama baik.

Salah satu kader PDIP, Wiradarma, mengatakan, mereka akan membuat laporan ke Mabes terkait fitnah Budi Arie terhadap PDIP.


Pelaporan berkaitan soal rekaman suara yang beredar di media sosial pernyataan Budi Arie yang menuding PDIP dalang di balik informasi mengenai dugaan penerimaan 50 persen jatah pengamanan judi online (judol).

“Ini fitnah dan framing, paham enggak? Itu kan menurut si Tony (Zulkarnaen Apriliantony). Orang saya tahu si Tony ditekan, diinjak kakinya, supaya nyeret nama saya kok,” tegas Budi Arie dikutip dalam rekaman tersebut.

“BG sama PDI Perjuangan otaknya,” tegas pentolan organisasi Pro Jokowi (Projo) tersebut.

Dikutip dari akun Instagram RMOL, pelaporan kader PDIP ke Bareskrim itu menuai banyak dukungan netizen. Mayoritas netizen sudah muak dengan tindak tanduk Budi Arie yang terus membantah keterlibatan dirinya dalam kasus judol.

Bahkan ada netizen yang mengaitkan dengan peran Presiden ke-7 RI Joko Widodo sebagai aktor kuat yang membekingi Budi Arie. Netizen pun menantang sejauh mana Jokowi yang disebut netizen sebagai Mulyono itu kuat melindungi Budi Arie.

“Sekuat2 nya pak mulyono melindungi ini bapak budi …, psti akhirnya jatuh juga…. Kita lihat sekuat apa ini bapak budi bertahan,” tulis akun eka_grimaldi. 

“Penjara menantimu Budi,” timpal pemilik akun pakde6111 disertai dengan emoticon api.

“Ayo kuat kuat an,” ujar akun gus_kancel.

Bahkan ada netizen yang menyoroti kekayaan Budi Arie yang diduga memiliki rekening ratusan miliar rupiah.

“Apa kerjaan anda, rekening anda ratusan milliar,” tanya akun jhond_lenong.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

UPDATE

Elite NU Harus Setop Jadikan Warga Nahdliyin Objek Politik Praktis

Rabu, 02 September 2026 | 01:48

Gus Alex Pernah Setor Pansus Haji DPR Lewat Teman Nusron Wahid, Segini Besarnya

Rabu, 02 September 2026 | 01:21

Raja Juli: Presiden Prabowo Pemimpin Tegas dalam Atasi Karhutla

Rabu, 02 September 2026 | 01:02

Setoran ke Ditjen Imigrasi Didalami KPK Lewat Pemeriksaan Staf KJRI Kuching

Rabu, 02 September 2026 | 00:47

Skema BLU Berisiko Tambah Beban Birokrasi Tata Kelola Sektor Energi

Rabu, 02 September 2026 | 00:23

Harga Pertamax Green 95 Disesuaikan dan Mulai Berlaku 2 September 2026

Rabu, 02 September 2026 | 00:01

Menko Polkam Ajak Seluruh Sektor Serius Tangkal DFK di Medsos

Selasa, 01 September 2026 | 23:40

BP Batam Pilih Tak Bergantung dengan APBN

Selasa, 01 September 2026 | 23:18

Lobi Fuad Hasan Masyhur Berujung Persetujuan Jokowi soal Tambahan Kuota Haji 2022

Selasa, 01 September 2026 | 23:15

Dua Tahun Kabinet Merah Putih, Sandiaga Uno Dinilai Layak Masuk Kabinet

Selasa, 01 September 2026 | 22:29

Selengkapnya