Berita

Ilustrasi/RMOL

Bisnis

Sektor Otomotif dan Suku Cadang Melambung, Pasar Eropa Ditutup Menghijau

SELASA, 27 MEI 2025 | 08:56 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Bursa saham Eropa ditutup naik tajam, memulihkan kerugian pada sesi sebelumnya. 

Pasar menyambut positif keputusan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang menunda penerapan tarif 50 persen untuk barang-barang dari Eropa. 
 
Pada Minggu, 25 Mei 2025, Trump memperpanjang batas waktu tarif hingga 9 Juli dari sebelumnya 1 Juni, setelah Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen mengatakan bahwa blok 27 negara tersebut membutuhkan lebih banyak waktu untuk menghasilkan kesepakatan.


Penundaan tarif mengakibatkan sektor-sektor dengan eksposur besar terhadap konsumen AS bangkit kembali dari penurunan pada sesi penutupan Jumat lalu. 

Dikutip dari Reuters, STOXX 600 pan-Eropa menguat hampir 1 persen, hingga ditutup pada level 550,50 pada penutupan perdagangan Senin 26 Mei 2025 waktu setempat atau Rabu dini hari WIB.

Indeks otomotif dan suku cadang, yang sensitif terhadap tekanan terkait tarif, menguat 1,8 persen. 

Saham Stellantis, Volkswagen, BMW, dan Mercedes Benz naik antara 5 dan 2 persen. Sayangnya, Saham Porsche jatuh 3,3 persen.

Perusahaan pertahanan termasuk di antara yang paling banyak mendorong indeks STOXX 600, dengan Rheinmetall dan Leonardo masing-masing melambung lebih dari 3 persen, sementara indeks kedirgantaraan dan pertahanan melesat 1,7 persen.

Saham-saham tersebut juga mendorong sektor barang industri dan jasa melejit 1,5 persen.

Indeks DAX Jerman melonjak 1,68 persen atau 398,07 poin menjadi 24.027,65. Indeks CAC Prancis ditutup meningkat 1,21 persen atau 93,73 poin menjadi 7.828,13.

Saham barang mewah, yang sangat bergantung pada pasar AS juga menguat. Saham Kering, LVMH , dan Richemont masing-masing menguat sekitar 1 persen. 

Pasar AS dan Inggris libur untuk memperingati Hari Pahlawan, menjadikan volume perdagangan menjadi lebih sedikit dari biasanya.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Warga Gembira TransJakarta Layani Rute Kepulauan Seribu

Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:10

UPDATE

Rakornas BEM KSI Bawa Misi Besar

Jumat, 21 Agustus 2026 | 20:08

BNPB Catat 8 Provinsi Terjadi Karhutla Selama 2 Hari, Wilayah IKN Jadi Prioritas

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:52

Menkop Dorong Anak Muda Malang Bentuk Koperasi untuk Perkuat Usaha

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:51

Gus Yaqut Seret Pemerintah Arab Saudi demi Bantah Dakwaan KPK

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:48

Kinerja Menhut Atasi Karhutla Dipertanyakan, Hukum Cuma Tajam ke Bawah?

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:34

BRI Group Kelola Ekosistem Emas 153 Ton melalui Ekosistem Ultra Mikro

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:23

Belajar dari Kehancuran Harappa

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:09

Pertarungan Para King Maker dan Super-Konektor Belakang Layar Pilpres 2029

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:29

Petinggi PT Pakuwon Jati Diperiksa KPK

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:28

Semua Elemen Masyarakat Harus Jaga Jakarta Tetap Kondusif

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:05

Selengkapnya