Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Kesal dengan Putin, Trump Siapkan Sanksi Baru yang Menyasar Perusahaan Minyak Rusia

SENIN, 26 MEI 2025 | 12:22 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Rusia kemungkinan besar akan dihantam sanksi baru dari Amerika Serikat (AS), setelah Moskow melancarkan serangan rudal dan pesawat tak berawak mematikan di sebagian besar wilayah Ukraina.

Hal itu disampaikan Presiden AS Donald Trump kepada wartawan di New Jersey pada Minggu, 25 Mei 2025, tepat sebelum ia menaiki Air Force One.

Trump mengatakan ia sangat membenci tindakan Rusia tersebut dan kesal terhadap Presiden Rusia Vladimir Putin. Nampaknya Trump begitu frustrasi karena perundingan dengan Putin terkait gencatan senjata dengan Ukraina menemui jalan buntu.


"Dia membunuh banyak orang, dan saya tidak tahu apa yang terjadi pada Putin. Saya sudah lama mengenalnya  - selalu akur dengannya  - tetapi dia mengirim roket ke kota-kota dan membunuh orang, dan saya sama sekali tidak menyukainya," ujar Trump dikutip dari Bloomberg. 

Di media sosial miliknya, Trump bahkan mengatakan bahwa Putin sudah benar-benar tidak waras.

Trump merasa tidak perlu lagi mempertimbangkan rencana untuk meningkatkan tekanan pada Putin dengan sanksi. Tapi sudah benar-benar akan melakukannya segera. 

Kemungkinan sanksi baru dapat menargetkan perdagangan minyak Rusia atau perusahaan minyak Rosneft.

Pihak berwenang Ukraina mengatakan sedikitnya 12 orang tewas dalam serangan udara Rusia semalam, yang mendorong Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy untuk kembali menyerukan sanksi lebih lanjut. Serangan tersebut bertepatan dengan hari ketiga pertukaran tahanan antara Rusia dan Ukraina.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Pembongkaran Tiang Monorel Mangkrak Demi Penataan Kawasan

Minggu, 11 Januari 2026 | 07:59

Lahan Huntap Korban Bencana Harus Segera Dituntaskan

Minggu, 11 Januari 2026 | 07:52

Ini Identitas Delapan Orang dan Barbuk OTT Pejabat Pajak Jakut

Minggu, 11 Januari 2026 | 07:12

Larangan Tambang Emas Rakyat, Kegagalan Baca Realitas

Minggu, 11 Januari 2026 | 06:58

Pelapor Pandji Dianggap Klaim Sepihak dan Mencatut Nama NU

Minggu, 11 Januari 2026 | 06:30

Romantisme Demokrasi Elektoral dan Keliru Baca Kedaulatan

Minggu, 11 Januari 2026 | 06:08

Invasi AS ke Venezuela Bisa Bikin Biaya Logistik Internasional Bengkak

Minggu, 11 Januari 2026 | 05:45

Khofifah Ajak Pramuka Jatim Sukseskan Ketahanan Pangan dan MBG

Minggu, 11 Januari 2026 | 05:23

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

Klok Dkk Siap Melumat Persija Demi Amankan Posisi

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:40

Selengkapnya