Berita

Kapolrestabes Palembang Kombes Harryo Sugihhartono, didampingi Kasat Reskrim AKBP Andrie Setiawan, memberikan keterangan kepada awak media, Sabtu 24 Mei 2025/RMOLSumsel

Presisi

Peluru Nyasar di Palembang Diduga dari Lapangan Tembak JSC

MINGGU, 25 MEI 2025 | 01:00 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polrestabes Palembang tengah menyelidiki dua peristiwa peluru nyasar yang terjadi di kawasan Kelurahan 16 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu II, beberapa hari lalu.

Dugaan awal, peluru berasal dari aktivitas latihan menembak di Lapangan Tembak Jakabaring Sport City (JSC).

"Setelah kami identifikasi, anak peluru itu diduga dari arah Jakabaring, tepatnya dari lapangan tembak JSC," ujar Kapolrestabes Palembang, Kombes Harryo Sugihhartono, didampingi Kasat Reskrim AKBP Andrie Setiawan, dikutip RMOLSumsel, Sabtu 24 Mei 2025.


Berdasarkan hasil penelusuran di lokasi kejadian dan lapangan tembak, polisi menduga peluru berasal dari senjata laras panjang yang digunakan atlet menembak Kota Palembang untuk latihan menjelang lomba.

"Beberapa hari terakhir, ada latihan menembak jarak jauh dengan senjata jenis buru. Dari peninjauan kami, fasilitas pengaman di lapangan tembak itu kurang memadai," papar Harryo.

Adapun dua insiden peluru nyasar tersebut terjadi di lokasi berbeda, namun masih dalam satu kelurahan. Kejadian pertama melukai seorang sopir pikap, Ari Kenedi (30), di Jalan Ahmad Yani, Lorong Banten VI. Sementara kejadian kedua mengenai mobil milik warga di Lorong Pertahanan, masih di wilayah 16 Ulu.

"Hasil identifikasi menunjukkan proyektil di kedua lokasi sama, baik warna maupun jenisnya, dan biasa digunakan untuk senapan berburu, bukan senjata organik," jelas Harryo.

Pihak kepolisian pun langsung berkoordinasi dengan pengelola JSC, Ketua Perbakin Palembang, dan panitia perlombaan agar kegiatan menembak dihentikan sementara hingga kondisi dinyatakan aman.

"Alhamdulillah mereka menyanggupi. Kami juga akan koordinasikan bantuan medis bagi korban yang kini menjalani rawat jalan," pungkasnya.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

UPDATE

Sandy Rio Kuahaty Nakhodai GAMKI Jakut 2026-2029

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:26

Bawaslu Dorong Transformasi Digital dari Administrasi ke Pengawasan Berbasis Risiko

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:23

Kementerian HAM Perluas Akses Pendidikan Tak Hanya untuk ASN

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:14

Reformasi Kelistrikan Penting untuk Capai Ekonomi 8 Persen

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:01

Menkop Kukuhkan Yudi Azis sebagai Rektor IKOPIN Periode 2026–2031

Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:44

Bahas Keamanan hingga Lapangan Kerja

Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:42

Meracik Horor Komedi di Film Ghosthing, Ini Pandangan Peter Surya Wijaya

Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:41

Tanggapi Survei Celios, Gibran Janji Kerja Lebih Baik

Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:35

Mantan Pj Gubernur Sulsel Bantah Cawe-cawe Pengadaan Bibit Nanas

Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:31

APBD DKI 2027 Diusulkan Rp82,89 Triliun, Naik 4,18 Persen

Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:20

Selengkapnya