Berita

Wakil Menteri Koperasi Ferry Juliantono dan Menko Pangan Zulkifli Hasan/Ist

Politik

Ferry Juliantono

Satgas Tingkat Wilayah Kunci Percepatan Kopdes Merah Putih

JUMAT, 23 MEI 2025 | 22:10 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Kementerian Koperasi (Kemenkop) terus mengakselerasi pembentukan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih. Percepatan diperlukan untuk mengejar target pembentukan 80 ribu unit Kopdes Merah Putih hingga Juli 2025.

Wakil Menteri Koperasi (Wamenkop) Ferry Juliantono mengatakan, jumlah desa yang telah menggelar musyawarah desa khusus (Musdesus) sudah mencapai 50 persen dari target nasional hingga 23 Mei 2025.

Ferry yang juga menjabat Koordinator Ketua Pelaksanaan Harian Satgas Percepatan Pembentukan Kopdes Merah Putih ini menekankan, dibutuhkan Satgas turunan di tingkat wilayah untuk mengejar target.


"Pembentukan Satgas provinsi dan kabupaten/kota ditargetkan minggu depan selesai. Nanti bisa dikombinasikan antar dinas sehingga dapat mengejar target yang masih separuh," kata Ferry dalam Rapat Koordinasi Terbatas (Rakortas) dengan Menko Pangan Zulkifli Hasan di Jakarta, Jumat, 23 Mei 2025.

Sejauh ini Lampung menjadi provinsi paling tinggi mencatatkan pembentukan koperasi dengan Musdesus, yakni 98,64 persen dari jumlah desa yang ada. Disusul Jawa Tengah sebesar 88,32 persen dan Jawa Barat 74,70 persen.

Capaian terendah ada di Provinsi Papua Pegunungan yang baru terbentuk di 1 desa atau baru 0,04 persen. Kemudian Provinsi Papua ada 4 desa atau baru 0,39 persen, dan Provinsi Papua Barat ada 6 desa atau 0,62 persen. 

“Wilayah-wilayah yang masih tertinggal akan kami dorong lebih masif, baik lewat pelatihan, pendampingan, maupun sinergi dengan Pemda dan tokoh adat setempat,” tandas Wamenkop.

Populer

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

UPDATE

Keputusan Pemerintah Batasi Ekspor Gas ke Singapura Sangat Tepat

Selasa, 27 Oktober 2026 | 01:57

IHSG, Selat Malaka dan Ujian Kedaulatan Ekonomi Indonesia

Selasa, 27 Oktober 2026 | 01:41

MKD Diminta Bersikap Tegas Sikapi Laporan Dugaan KDRT Anggota Dewan

Selasa, 27 Oktober 2026 | 01:20

Singapura, Dino Patti Djalal dan Opini Sesat

Selasa, 27 Oktober 2026 | 00:45

Bareskrim Tahan WN Taiwan Manajer Kapal Pengangkut 1 Ton Ketamin

Selasa, 27 Oktober 2026 | 00:26

Haji Isam dan Kutukan Demokrasi Mahal

Senin, 26 Oktober 2026 | 23:50

Kinerja Sektor Hukum Era Prabowo-Gibran Makin Bertaring

Senin, 26 Oktober 2026 | 23:24

Temui Mendikdasmen, DPR Minta Gerakan Lawan Bullying Diperkuat Lintas Sektor

Senin, 26 Oktober 2026 | 23:09

Balas Singapura! Bahlil Bakal Bangun PLTN di Batam

Senin, 26 Oktober 2026 | 22:18

Pelabuhan Sabang Didorong jadi Hub Internasional yang Ramah Lingkungan

Senin, 26 Oktober 2026 | 22:17

Selengkapnya