Berita

Swiss German University (SGU) dan SMA Taruna Nusantara bekerja sama untuk membantu meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia/Istimewa

Nusantara

SGU dan SMA Taruna Nusantara Sepakat Dorong Peningkatan Kualitas SDM Indonesia

JUMAT, 23 MEI 2025 | 19:56 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Sebuah langkah strategis dilakukan Swiss German University (SGU) bersama SMA Taruna Nusantara. Dua lembaga pendidikan ini punya satu pemahaman untuk memperkuat sinergi antara institusi pendidikan menengah dan pendidikan tinggi dalam rangka mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia.

Pemahaman yang sama ini diwujudkan melalui Nota Kesepahaman (MoU). Penandatanganan MoU dilakukan oleh Kepala Sekolah SMA Taruna Nusantara, Brigadir Jenderal TNI M.I Gogor AA, dan Wakil Rektor II Bidang Non Akademik Swiss German University, Assoc Profesor James Purnama, di Magelang, Kamis, 22 Mei 2025. 

SGU sebagai universitas internasional pertama terbaik di Indonesia (berdasarkan pemeringkatan Edurank 2025) mengusung pendekatan pembelajaran berbasis kerja sama antara Indonesia, Jerman, dan Swiss. Melalui kurikulum berbasis industri, program double degree dengan universitas mitra di Eropa dan Asia, serta pengalaman kerja di luar negeri, SGU berkomitmen mencetak lulusan yang siap bersaing secara global. 


Kerja sama dengan SMA Taruna Nusantara, sekolah unggulan yang dikenal dengan sistem pendidikan disiplin dan integritas tinggi, menjadi langkah yang sejalan dengan visi SGU dalam membina calon pemimpin masa depan bangsa.

Melalui penandatanganan MoU ini, kedua belah pihak sepakat untuk menjalin kolaborasi dalam tiga bidang utama: pemberian beasiswa bagi siswa berprestasi, pengembangan kurikulum yang relevan dengan kebutuhan industri dan pendidikan tinggi, serta kolaborasi pengajaran yang mencakup kegiatan seperti pelatihan guru, kuliah tamu, hingga workshop bersama. 

Inisiatif ini dirancang untuk memperkaya pengalaman belajar siswa sekaligus membuka akses pendidikan tinggi berkualitas bagi lulusan SMA Taruna Nusantara.

Dalam sambutannya, James Purnama menyampaikan, kerja sama ini merupakan langkah konkret dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang inklusif dan kolaboratif. 

“Kolaborasi ini bukan hanya tentang menjembatani pendidikan menengah ke perguruan tinggi, tetapi juga tentang membangun ekosistem pembelajaran yang saling memperkaya. Kami percaya, sinergi dengan SMA Taruna Nusantara akan membuka lebih banyak kesempatan bagi generasi muda Indonesia untuk berkembang dan berkontribusi secara global,” ujar James, melalui keterangannya, Jumat 23 Mei 2025.

Dalam kesempatan ini, James juga memperkenalkan Swiss German University secara langsung kepada sekitar 300 siswa SMA Taruna Nusantara. Melalui sesi interaktif tersebut, para siswa diberikan gambaran mengenai sistem pembelajaran di SGU, keunggulan program double degree, serta peluang karier global yang dapat diraih melalui pendidikan tinggi berbasis internasional.

Harapannya, kerja sama ini dapat memberikan dampak nyata dalam mendukung transformasi pendidikan di Indonesia, sekaligus menjadi contoh positif bagi institusi pendidikan lainnya dalam menjalin kemitraan yang saling mendukung untuk kemajuan bangsa.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Pembongkaran Tiang Monorel Mangkrak Demi Penataan Kawasan

Minggu, 11 Januari 2026 | 07:59

Lahan Huntap Korban Bencana Harus Segera Dituntaskan

Minggu, 11 Januari 2026 | 07:52

Ini Identitas Delapan Orang dan Barbuk OTT Pejabat Pajak Jakut

Minggu, 11 Januari 2026 | 07:12

Larangan Tambang Emas Rakyat, Kegagalan Baca Realitas

Minggu, 11 Januari 2026 | 06:58

Pelapor Pandji Dianggap Klaim Sepihak dan Mencatut Nama NU

Minggu, 11 Januari 2026 | 06:30

Romantisme Demokrasi Elektoral dan Keliru Baca Kedaulatan

Minggu, 11 Januari 2026 | 06:08

Invasi AS ke Venezuela Bisa Bikin Biaya Logistik Internasional Bengkak

Minggu, 11 Januari 2026 | 05:45

Khofifah Ajak Pramuka Jatim Sukseskan Ketahanan Pangan dan MBG

Minggu, 11 Januari 2026 | 05:23

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

Klok Dkk Siap Melumat Persija Demi Amankan Posisi

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:40

Selengkapnya