Berita

Guru Besar Ilmu Hubungan Internasional Universitas Indonesia Prof. Ani Widyani Soetjipto/Ist

Politik

Guru Besar UI:

Ratifikasi ILO 189 Bisa Jadikan Indonesia Trendsetter di Asia Pasifik

RABU, 21 MEI 2025 | 18:28 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Pemerintah Indonesia perlu meratifikasi ILO Nomor 189 agar dunia melihat Indonesia telah mampu mengatasi permasalahan dan pelanggaran HAM lewat pekerja di Indonesia yang disorot dunia.

Guru Besar Ilmu Hubungan Internasional Universitas Indonesia Prof. Ani Widyani Soetjipto menuturkan bahwa Konvensi ILO 189 itu merupakan norma internasional yang sangat penting tentang perlindungan rumah tangga. 

Jika Indonesia meratifikasi ILO 189 ini maka Indonesia bisa menjadi trendsetter di Asia Pasifik tentang perlindungan pekerja rumah tangga.


“Upaya ratifikasi konvensi ini dapat memperkokoh rule of law dalam konteks PRT di Indonesia, Undang-undang PRT kita juga meratifikasi Konvensi ILO 189. Ini akan menjadi trendsetter di Asia Pasifik yang mampu menunjukkan secara konkret kemajuan demokrasi kita baik di dalam maupun di luar negeri,” kata Prof. Ani di Gedung Nusantara I, Kompleks DPR, Senayan, Rabu, 21 Mei 2025.

Menurutnya, jika Indonesia meratifikasi Konvensi ILO 189 ini berarti menyetujui untuk menerapkan standarisasi dunia pekerja yang di dalamnya mengatur hak-hak para pekerja rumah tangga.  

“Konvensi ini bertujuan untuk melindungi hak-hak pekerja rumah tangga, termasuk hak atas upah yang layak, jam kerja yang wajar, hak untuk liburan, dan perlindungan terhadap diskriminasi,” tutupnya.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Lazismu Kupas Fikih Dam Haji: Daging Jangan Menumpuk di Satu Titik

Jumat, 15 Mei 2026 | 02:12

Telkom Gandeng ZTE Perkuat Pengembangan Infrastruktur Digital

Jumat, 15 Mei 2026 | 01:51

Menerima Dubes Swedia

Jumat, 15 Mei 2026 | 01:34

DPD Minta Pergub JKA Dikaji Ulang dan Kedepankan Musyawarah di Aceh

Jumat, 15 Mei 2026 | 01:17

Benarkah Negeri ini Dirusak Pak Amien?

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:42

Pendidikan Tinggi sebagai Arena Mobilitas Vertikal Simbolik

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:37

KNMP Diharapkan Mampu Wujudkan Hilirisasi Perikanan

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:22

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Pembangunan SR Masuk Fase Darurat, Ditarget Rampung Juni 2026

Kamis, 14 Mei 2026 | 23:33

Harga Minyakita Masih Tinggi, Pengangkatan Wamenko Pangan Dinilai Percuma

Kamis, 14 Mei 2026 | 23:18

Selengkapnya