Berita

Presiden Prabowo Subianto/RMOL

Politik

Prabowo: Dunia Berubah, yang Malas dan Aneh-aneh Minggir

RABU, 21 MEI 2025 | 17:33 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden RI Prabowo Subianto, menyampaikan pesan tegas soal pentingnya perubahan sikap dan cara kerja aparatur negara dalam menghadapi dinamika global. 

Dalam pidatonya di Indonesian Petroleum Association (IPA) Convention dan Exhibition (Convex) 2025 di ICE BSD, Tangerang, Banten, pada Rabu, 21 Mei 2025, Prabowo menyoroti urgensi kecepatan kerja dan efisiensi regulasi demi kepentingan rakyat.

"Dunia berubah, yang lamban, yang males, yang punya pemikiran-pemikiran aneh-aneh harus pinggir, dan kita akan pinggirkan. Kita akan pinggirkan mereka-mereka yang tidak bekerja dengan baik," ujar Prabowo dengan tegas.


Menurut Prabowo, saat ini Indonesia tidak bisa lagi bertahan dengan pola pikir birokrasi lama yang menyulitkan masyarakat dan pelaku usaha. Ia menyebutkan bahwa negara harus beradaptasi dengan kebutuhan zaman dan tuntutan rakyat yang ingin hasil nyata dan cepat.

"Saya ulangi, sederhanakan regulasi. Ini ada kecenderungan, tidak hanya di Indonesia, tapi Indonesia ahlinya, ahli membuat regulasi yang demikian sulit untuk kita sendiri. Ini harus kita kurangi," tegasnya.

Ia menambahkan bahwa pejabat-pejabat yang tidak bersedia menyederhanakan regulasi akan diganti. Prabowo membuka peluang bagi generasi muda untuk mengambil alih posisi strategis jika pejabat saat ini tidak mampu bekerja secara optimal.

"Banyak anak-anak muda yang nunggu diberi kesempatan. Saya minta dirubah budaya: kalau bisa dibikin susah, kenapa dibikin gampang. Rubah cara berpikir seperti itu. Cara berpikir seperti itu tidak boleh lagi kita biarkan di Republik kita yang kita cintai ini, saudara-saudara," serunya.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

Pergantian Panglima TNI, Kapolri, dan Jaksa Agung Jadi Ujian Kekuatan Prabowo

Senin, 03 Agustus 2026 | 18:10

UPDATE

Usulan PPPK Jadi ASN Pusat Sejalan dengan Komitmen Prabowo

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:24

Emas Antam Terbang Rp20.000, Tembus Rp2,71 Juta per Gram Pagi Ini

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:23

Komisi III DPR Minta Penyebar Hoaks Kerusuhan Berbayar Diberantas

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:13

Bukan Cuma Hapus Konten, Penyebar Hoax Harus Diproses Hukum

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:07

Produk Newport Panen Kecaman, Promosi Tukar Hafal Ayat Suci dengan Miras

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:06

Puluhan Ribu Warga Padati Tunas Bumi Fest 2026 di Wonosobo

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:05

Disambut Sholawat, Gus Yaqut Siap Hadapi Sidang Dakwaan Korupsi Kuota Haji

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:56

Pemulihan Ekosistem Harus Dilakukan Secara Serentak

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:54

Trump Media Tekor 238 Juta Dolar AS, Saham Ambruk 8 Persen

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:53

Ruang Amal Indonesia Siapkan 50 Warga Kurang Mampu Tembus Industri Tekstil

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:49

Selengkapnya