Berita

Koordinator Fasilitator Sarasehan Aktivis Lintas Generasi Memperingati Reformasi 1998 , Haris Rusly Moti di Hotel JS Luwansa, Jakarta Selatan, Rabu, 21 Mei 2025/RMOL

Politik

Peringatan Reformasi 98 Fokus Bahas Transformasi Demokrasi

RABU, 21 MEI 2025 | 14:59 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Aktivis lintas generasi berkumpul dalam satu forum sarasehan, memperingati 27 tahun Reformasi 1998 di Hotel JS Luwansa, Jakarta Selatan, Rabu, 21 Mei 2025.

Pantauan Kantor Berita Politik dan Ekonomi RMOL di lokasi, aktivis yang hadir bukan hanya generasi 98, tetapi juga dari tahun 60, 70, dan 80.

Misalnya, seperti Aktivis 70 yang dikenal sebagai tokoh utama peristiwa Malari, Hariman Siregar. Selain itu, juga nampak aktivis tahun 80-an seperti Syahganda Nainggolan, Jumhur Hidayat, hingga Rocky Gerung.


Ada pula aktivis 98 yang kini menjadi pejabat negara turut hadir, seperti Wakil Menteri Ketenagakerjaan Immanuel Ebenezer hingga Wakil Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal A Riza Patria.

Koordinator Fasilitator Sarasehan, Haris Rusly Moti menjelaskan, tema yang diangkat dalam acara ini yaitu "Demokrasi Politik Menuju Transformasi Demokrasi Ekonomi".

"Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada seluruh keluarga-keluarga aktivis lintas generasi. Dari tahun 1960, 1970, 1980, 1990, sampai generasi terbaru generasi Z," ujar Haris.

Dia berharap, momen sarasehan yang mengumpulkan aktivis lintas generasi ini dapat mendorong demokrasi Indonesia ke arah yang lebih baik untuk masyarakat Indonesia.

"Pilpres pileg pilkada pilkades langsung dilaksanakan. Jadi demokrasi politik bisa dicapai dengan kekurangan dan kelebihannya," tuturnya.

"Tapi, tema ini kami angkat untuk mencari alur demokratisasi ekonomi dari demokrasi kita," demikian Haris menambahkan. 

Dalam sarasehan ini juga dirangkai dengan acara diskusi yang menghadirkan banyak narasumber, di antaranya Rocky Gerung, Syahganda Nainggolan, Robertus Robet, Melki Laka Lena, Habiburokhman, Masinton Pasaribu, Feri Amsari, Ester Indahyani, Wahab Talahou, dan Salamudin Daeng.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Pembongkaran Tiang Monorel Mangkrak Demi Penataan Kawasan

Minggu, 11 Januari 2026 | 07:59

Lahan Huntap Korban Bencana Harus Segera Dituntaskan

Minggu, 11 Januari 2026 | 07:52

Ini Identitas Delapan Orang dan Barbuk OTT Pejabat Pajak Jakut

Minggu, 11 Januari 2026 | 07:12

Larangan Tambang Emas Rakyat, Kegagalan Baca Realitas

Minggu, 11 Januari 2026 | 06:58

Pelapor Pandji Dianggap Klaim Sepihak dan Mencatut Nama NU

Minggu, 11 Januari 2026 | 06:30

Romantisme Demokrasi Elektoral dan Keliru Baca Kedaulatan

Minggu, 11 Januari 2026 | 06:08

Invasi AS ke Venezuela Bisa Bikin Biaya Logistik Internasional Bengkak

Minggu, 11 Januari 2026 | 05:45

Khofifah Ajak Pramuka Jatim Sukseskan Ketahanan Pangan dan MBG

Minggu, 11 Januari 2026 | 05:23

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

Klok Dkk Siap Melumat Persija Demi Amankan Posisi

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:40

Selengkapnya