Berita

Aktivis antikorupsi, Nopri Agustian/Istimewa

Politik

Aktivis Minta Presiden Nonaktifkan Budi Arie

RABU, 21 MEI 2025 | 12:19 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Presiden Prabowo Subianto diminta untuk segera menonaktifkan mantan Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) yang kini menjabat Menteri Koperasi (Menkop), Budi Arie Setiadi.

Permintaan itu disampaikan aktivis antikorupsi, Nopri Agustian, menyusul adanya kasus judi online (judol) yang menyerempet nama Budi Arie, yang saat ini dalam penanganan Bareskrim Polri.

"Kami meminta Presiden Prabowo segera mengambil sikap tegas dengan menonaktifkan sementara saudara Budi Arie dari jabatannya," ujar Nopri kepada RMOL, Rabu, 21 Mei 2025.


Dia menjelaskan, penonaktifan Budi Arie diperlukan untuk menjaga netralitas proses hukum, dan mencegah kemungkinan terjadinya penyalahgunaan wewenang (abuse of power).

"Ini penting agar proses pemeriksaan berjalan secara objektif dan transparan," sambung Nopri.

Aktivis asal Sumatera Selatan itu menilai, sikap penyidik Bareskrim yang telah memeriksa Budi Arie atas dugaan keterlibatan dalam kasus judol, dengan dugaan menerima aliran hingga 50 persen, sudah cukup bagus. 

Oleh karena itu, Nopri memastikan sebagai bagian dari masyarakat sipil, ia akan terus mengawasi jalannya proses hukum, agar tidak tebang pilih. 

"Ini bukan soal politik, tapi soal etika pemerintahan. Jika Presiden ingin menunjukkan komitmen terhadap pemberantasan judi online dan penyalahgunaan jabatan, maka tindakan konkret sangat dinantikan rakyat,” demikian Nopri. 

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Bahaya Tersembunyi Kerikil di Ban Mobil dan Cara Mengatasinya

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:15

PKS: Pemerintah harus Segera Tetapkan Aturan Pembatasan BBM Bersubsidi

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:14

Mengupas Bahaya Air Keras Menyusul Kasus Penyerangan Aktivis KontraS di Jakarta

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:52

Kemenhaj Tegaskan Komitmen Haji Inklusif bagi Lansia dan Disabilitas

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:47

Qatar Kutuk Serangan Brutal Israel di Lebanon

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:23

Harga Minyak Brent Tembus 103 Dolar AS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:10

AS Kirim Ribuan Marinir ke Timur Tengah, Iran Terancam Invasi Darat

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:41

Wall Street Rontok Menatap Kemungkinan Inflasi Global

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:23

Transformasi Kinerja BUKA: Dari Rugi Menjadi Laba Rp3,14 Triliun di 2025

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:08

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Selengkapnya