Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Moody’s Turunkan Peringkat Amerika, Aset Dolar AS Tetap Tidak Tergantikan

RABU, 21 MEI 2025 | 08:37 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Aset berbasis Dolar Amerika masih dianggap unggul dan tetap menjadi bagian penting dalam sistem keuangan global meskipun Amerika Serikat (AS) baru saja kehilangan peringkat kredit tertingginya. 

Pernyataan Direktur Pelaksana Otoritas Moneter Singapura, Chia Der Jiun tersebut muncul setelah lembaga pemeringkat Moody's menurunkan peringkat kredit tertinggi AS, sebuah langkah menimbulkan kekhawatiran tentang status Amerika sebagai negara dengan kualitas kredit terbaik di dunia.

“Dolar tetap menjadi aset yang dominan dan aman digunakan dalam sistem keuangan global. Dolar sudah begitu melekat dalam sistem,” ujar Chia dalam Forum Ekonomi Qatar pada hari Selasa, dikutip dari Bloomberg.


Ia juga menegaskan bahwa pasar obligasi pemerintah AS (Treasury) yang bernilai 28 triliun Dolar merupakan bagian penting dari sistem keuangan dunia, dan belum ada alternatif yang bisa menggantikannya.

Chia mengakui mungkin akan terjadi gejolak pasar dalam jangka pendek akibat respons para pelaku pasar terhadap perkembangan ini. Namun, ia tetap optimis terhadap prospek jangka panjang dari aset berbasis Dolar.

Ia menambahkan, pasar saat ini juga memperhatikan faktor-faktor seperti perlambatan ekonomi, inflasi tinggi di AS, serta arah kebijakan fiskal dan ekonomi negara tersebut.

“Investor Asia umumnya punya eksposur besar terhadap aset-aset AS, dan sebagian besar tidak dilindungi dari risiko nilai tukar. Jadi, perubahan kecil dalam sentimen pasar bisa memicu reaksi yang cukup besar,” demikian Chia.

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

Prabowo Diminta Tindak Tegas Kelompok yang Masih Persoalkan Hasil Pilpres 2024

Selasa, 22 September 2026 | 23:16

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Jadi Menperin, Sarmuji Tegaskan akan Lanjutkan Rintisan Agus Gumiwang

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:23

Mengenang Warisan Luhur Pesona Batik Tulungagung di Hari Batik Nasional

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:16

Ketua KPK Ucapkan Selamat kepada Kapolri Jenderal Suyudi, Dorong Sinergi Pemberantasan Korupsi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:10

MUI: Jangan Sampai Konser “Till The Whole World Knows” Jadi Sarana Propaganda Zionisme

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:10

BEI Awasi Pergerakan Tiga Saham yang Masuk Radar UMA

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:49

KPK Ungkap Besaran Uang Silmy Karim ke Dosen UB Saat Bimbingan Doktoral

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:25

Garuda Tantang Gajah Perang di Final FIFA ASEAN Cup 2026

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:25

Emas Antam Mulai Turun Hari Ini, Intip Daftar Lengkapnya

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:14

Dua Tahun Danantara, Efisiensi BUMN Digenjot untuk Kejar Pertumbuhan

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:02

Harga Minyak Naik Lagi ke Level 102 Dolar AS

Jumat, 02 Oktober 2026 | 10:59

Selengkapnya