Berita

Kebersamaan Presiden Joko Widodo dan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri/Ist

Hukum

Kesaksian PDIP Penting Ungkap Kasus Ijazah Jokowi

SELASA, 20 MEI 2025 | 23:10 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Kepolisian diharapkan memanggil Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), terkait kasus dugaan ijazah palsu Presiden ke-7 RI Joko Widodo alias Jokowi.

Direktur Eksekutif Survei dan Polling Indonesia (SPIN), Igor Dirgantara memandang, pemanggilan PDIP penting dilakukan karena partai pimpinan Megawati Soekarnoputri it mengusung Jokowi di Pilkada Solo, Pilkada DKI Jakarta, hingga Pilpres 2014 dan 2019.

"Ada baiknya juga jika PDIP diperiksa atau setidaknya dimintai keterangannya juga terkait dugaan ijasah palsu Jokowi," ujar Igor kepada RMOL, pada Selasa 20 Mei 2025.


Igor menjelaskan, arsip akademik Universitas Gadjah Mada (UGM), buku yudisium, ijazah, serta kesaksian para dosen dan teman seangkatan Jokowi juga telah berulang kali disampaikan ke publik.

Akan tetapi, menurutnya, lantaran persoalan ijazah palsu telanjur masuk hingga ke ranah hukum, maka keterangan berbagai pihak yang terkait dengan Jokowi bisa dipertimbangkan untuk diperiksa.

"Sebabnya PDIP merupakan parpol yang mengusung Jokowi sebagai Walikota Solo, Gubernur DKI, dan Presiden RI," ujar Igor.

"Karena untuk menjadi pejabat negara, salah satu syarat utamanya adalah lolos verifikasi administrasi dari parpol pengusungnya, termasuk soal pendidikan (ijazah) dari kandidat yang akan diusung," sambungnya.


Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

UPDATE

Kebijakan Energi Harus Seimbang dengan Perlindungan Daya Beli Masyarakat

Minggu, 26 April 2026 | 08:05

Lewat Seminar di Wonosobo, Jateng Nyatakan Perang Terhadap Hoaks

Minggu, 26 April 2026 | 07:36

Jemaah Haji Diminta Selalu Bawa Kartu Nusuk dan Dokumen Resmi

Minggu, 26 April 2026 | 07:32

Menkop Optimistis Kopdes Perkuat Ekonomi Masyarakat

Minggu, 26 April 2026 | 07:03

Narkoba Melahirkan Rezim TPPU

Minggu, 26 April 2026 | 06:42

KH Imam Jazuli: Kiai Transformatif Cum Saudagar Gagasan

Minggu, 26 April 2026 | 06:23

Pertemuan Prabowo-Kapolri Mengandung Makna Kebangsaan Mendalam

Minggu, 26 April 2026 | 06:03

Satu Keluarga dengan Lima Nyawa Melayang di Barito Utara

Minggu, 26 April 2026 | 05:48

Tanpa Kubu Tetap

Minggu, 26 April 2026 | 05:13

Pertemuan Menhan dengan Para Jenderal Bukan Sekadar Temu Kangen

Minggu, 26 April 2026 | 05:09

Selengkapnya