Berita

Komisaris PT Phapros Tbk Bimo Wijayanto di Istana Merdeka, Jakarta pada Selasa, 20 Mei 2025/RMOL

Politik

Prabowo Tunjuk Dirjen Pajak dan Bea Cukai Baru, Bakal Dilantik Pekan Ini

SELASA, 20 MEI 2025 | 16:46 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden RI Prabowo Subianto dilaporkan telah menunjuk dua orang untuk mengisi kursi Direktur Jenderal (Dirjen) Pajak dan Dirjen Bea Cukai di Kementerian Keuangan (Kemenkeu) RI. 

Setelah menggelar rapat dengan Prabowo di Istana Merdeka, Jakarta pada Selasa, 20 Mei 2025, Komisaris PT Phapros Tbk Bimo Wijayanto mengungkap bahwa dirinya dan Letnan Jenderal TNI Djaka Budi Utama telah menerima mandat untuk bergabung dalam jajaran Kemenkeu.

"Saya diberikan mandat nanti, sesuai dengan arahan Menteri Keuangan, akan bergabung dengan Kemenkeu, begitu juga dengan Letjen Djaka. Untuk pelantikan dan segala macam menunggu arahan dari Bu Menkeu," ujarnya kepada awak media.


Meski tidak secara terbuka mengumumkan jabatan yang diampu, Bimo sebelumnya telah diisukan akan menggantikan Dirjen Pajak Suryo Utomo. Sementara Letjen Djaka akan menggantikan posisi Dirjen Bea Cukai Askolani. 

Dalam pertemuannya dengan Presiden RI, Bimo juga mendapat arahan strategis terkait reformasi sistem perpajakan dan penguatan penerimaan negara.

"Beliau (Prabowo) memberikan banyak arahan, beliau menegaskan komitmen beliau untuk memperbaiki sistem perpajakan Indonesia supaya lebih akuntabel, lebih independen untuk mengamankan program-program nasional beliau, khususnya dari sisi penerimaan negara," papar Bimo.

Ketika ditanya kapan pelantikan dilakukan, Bimo mengatakan dirinya masih menunggu arahan langsung Menteri Keuangan Sri Mulyani. Tetapi ia memberikan sedikit bocoran tentang kemungkinan pelantikan dilakukan pekan ini. 

"Secepatnya. Mungkin minggu ini, mungkin, mungkin," tandasnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Keterlambatan Klarifikasi Eggi Sudjana Memicu Fitnah Publik

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:10

DPRD DKI Sahkan Dua Ranperda

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:05

Tak Ada Kompromi dengan Jokowi Sebelum Ijazah Palsu Terbongkar

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:37

Pernyataan Oegroseno soal Ijazah Jokowi Bukan Keterangan Sembarangan

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:22

Bongkar Tiang Monorel

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:00

Gus Yaqut, dari Sinar Gemilang hingga Berlabel Tersangka

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:44

IPC Terminal Peti Kemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:34

Jokowi vs Anies: Operasi Pengalihan Isu, Politik Penghancuran Karakter, dan Kebuntuan Narasi Ijazah

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:03

Eggi Sudjana dan Jokowi Saling Puji Hebat

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:41

Ketidakpastian Hukum di Sektor Energi Jadi Ancaman Nyata bagi Keuangan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:39

Selengkapnya