Berita

Ilustrasi/RMOL

Dunia

Beras Mahal, Menteri Pertanian Jepang Malah Bikin Pernyataan Menyakitkan

SELASA, 20 MEI 2025 | 14:36 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Menteri Pertanian Jepang, Taku Eto, mendapat kecaman karena dinilai tidak menunjukkan empati terhadap kesulitan yang sedang dialami masyarakat.

Dalam sebuah acara penggalangan dana Partai Demokrat Liberal baru-baru ini, Eto mengaku tidak pernah membeli beras karena sering mendapat pasokan dari para pendukungnya di tengah kondisi harga beras yang sedang melambung tinggi.

"Saya tidak pernah beli beras. Para pendukung saya memberi banyak, sampai-sampai saya punya stok di rumah dan bisa menjualnya," kata Eto, dikutip dari Kyodo News, Selasa, 20 Mei 2025.


Pernyataan tersebut langsung menuai reaksi keras. Perdana Menteri Shigeru Ishiba memanggil Eto dan memintanya segera mencabut pernyataan itu.

"Saya minta maaf sedalam-dalamnya karena telah menunjuknya sebagai menteri. Saya juga ikut bertanggung jawab," ujar Ishiba.

Menanggapi hal itu, Eto akhirnya meminta maaf dan menyatakan siap mundur jika diminta.

"Saya sepenuhnya mencabut pernyataan saya dan meminta maaf," ujarnya.

Pemerintah Jepang terus dikritik karena dianggap lambat merespons lonjakan harga beras. Pihak terkait baru mulai melepaskan cadangan beras pada bulan Maret, padahal harga sudah mulai naik sejak musim gugur tahun lalu.

Kenaikan harga beras semakin membebani masyarakat Jepang yang sudah kesulitan akibat naiknya harga bahan makanan dan energi lainnya.

Harga rata-rata beras di supermarket Jepang antara 5 hingga 11 Mei mencapai rekor 4.268 Yen (sekitar Rp465 ribu) per 5 kilogram. Angka ini naik dari 4.214 yen di akhir April hingga awal Mei, saat harga sempat turun untuk pertama kalinya dalam 18 minggu terakhir.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Menhub Perketat Izin Berlayar di Labuan Bajo demi Keamanan Wisata Nataru

Kamis, 01 Januari 2026 | 08:15

Nasib Kenaikan Gaji PNS 2026 Ditentukan Hasil Evaluasi Ekonomi Kuartal I

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:58

Cahaya Solidaritas di Langit Sydney: Menyongsong 2026 dalam Dekapan Duka dan Harapan

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:40

Refleksi Pasar Ekuitas Eropa 2025: Tahun Kebangkitan Menuju Rekor

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:13

Bursa Taiwan Cetak Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah Berkat Lonjakan AI

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:02

3.846 Petugas Bersihkan Sampah Tahun Baru

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:58

Mustahil KPK Berani Sentuh Jokowi dan Keluarganya

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:22

Rakyat Sulit Maafkan Kebohongan Jokowi selama 10 Tahun

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:03

Pilkada Lewat DPRD Abaikan Nyawa Demokrasi

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:45

Korupsi Era Jokowi Berlangsung Terang Benderang

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:21

Selengkapnya