Berita

Lelang sapi Asosiasi Peternak dan Penggemuk Sapi Indonesia (APPSI)/Ist

Politik

Muzani: Presiden Prabowo Ingin Dompet Peternak Sapi Tebal

SENIN, 19 MEI 2025 | 13:20 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Sejumlah sapi berbobot besar dilelang Asosiasi Peternak dan Penggemuk Sapi Indonesia (APPSI) saat menggelar kontestasi nasional Piala Ketua MPR RI di Boyolali, Jawa Tengah, Minggu 18 Mei 2025.

Ketua Dewan Pengarah APPSI Ahmad Muzani mengatakan, sapi yang dilelang adalah jenis PO dengan bobot 814 kilogram terjual dengan harga Rp130 juta.

Kemudian sapi jenis brangus seberat 1,1 ton terjual dengan harga Rp125 juta. Kemudian sapi jenis simental dengan berat 1,3 ton terjual dengan harga Rp130 juta.


"Sapi ini adalah milik peternak penggemuk sapi yang berkontestasi hari ini. Lelang ini sebagai bentuk dukungan agar para peternak sapi baik pedaging dan susu bisa terus bersemangat dalam upaya pemenuhan kebutuhan nasional kita," kata Muzani.

Muzani menjelaskan, saat ini ada 4,8 juta peternak sapi di Indonesia. Baik itu peternak pedaging dan susu perah.

Selama ini, kata Ketua MPR ini, kebutuhan daging nasional masih didominasi dengan impor. Begitu pun dengan susu, sebanyak 75 persen kebutuhan susu nasional yang masih impor.

Muzani menjelaskan, Presiden Prabowo menaruh perhatian serius terhadap upaya peningkatan kesejahteraan peternak sapi. Apalagi saat ini pemerintah sedang serius mengerjakan program Makan Bergizi Gratis yang membutuhkan dukungan dari peternak sapi perah susu dan pedaging.

"Presiden Prabowo juga akan memberikan vaksin gratis kepada sapi-sapi agar terbebas dari PMK. Dan presiden ingin para peternak sapi Indonesia sejahtera, nambah sapinya, gemuk sapinya, dan tebal dompetnya," pungkasnya.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Kasus Korupsi Kuota Haji Masuk Babak Baru, Gus Yaqut Cs Dilimpahkan ke JPU KPK

Selasa, 14 Juli 2026 | 12:19

Kericuhan Warnai Kongres VII BM PAN di Banten

Selasa, 14 Juli 2026 | 12:12

Purbaya Bidik Ekonomi Digital hingga Sektor Informal untuk Dongkrak Penerimaan Pajak

Selasa, 14 Juli 2026 | 12:10

Trump Sebut Mojtaba Khamenei Nyaris Tumbang, Militer Iran Hancur

Selasa, 14 Juli 2026 | 12:08

DPR Ingin Rampungkan RUU Perampasan Aset Tahun Ini

Selasa, 14 Juli 2026 | 12:00

JPO Tendean Rusak Berat Ditabrak Truk, Warga Diimbau Gunakan Jalur Alternatif

Selasa, 14 Juli 2026 | 11:56

Saham Shell Menguat Usai Divestasi Bisnis Energi Terbarukan di India

Selasa, 14 Juli 2026 | 11:56

Bantah Isu Penolakan, DPR Tegaskan RUU Perampasan Aset Masih Berproses

Selasa, 14 Juli 2026 | 11:44

BRI Setor Rp19,1 Triliun ke Kas Negara di Kuartal I 2026, Bukukan Kontribusi Pajak Terbesar

Selasa, 14 Juli 2026 | 11:21

Indonesia Harus Benahi Regulasi dan Insentif untuk Perkuat Filantropi

Selasa, 14 Juli 2026 | 11:19

Selengkapnya