Berita

Presiden ke-7 Joko Widodo/Ist

Politik

Akting Jokowi Tak Mempan Lagi Kelabui Rakyat

SENIN, 19 MEI 2025 | 06:47 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Sejak kasus dugaan ijazah palsu menggelinding deras plus sejumlah gugatan hukum di pengadilan, Presiden ke-7 Joko Widodo alias Jokowi terlihat panik dan makin gelisah.

Demikian pandangan peneliti media dan politik Buni Yani dalam keterangannya, dikutip Senin 19 Mei 2025.

"Jokowi tampak semakin cepat tua. Bagian agak atas memperlihatkan rambutnya sudah kelihatan jarang dan rontok," kata Buni Yani.


Buni Yani menduga Jokowi sudah mendapat firasat kurang baik sehingga kondisi fisiknya semakin terganggu. 

"Mungkin juga dia mulai sadar bahwa semua aktingnya di depan kamera sudah tidak mempan lagi mengelabui rakyat," kata Buni Yani.

Namun kabar keseriusan Presiden Prabowo Subianto untuk memberantas korupsi dengan tidak melibatkan Kepolisian, kata Buni Yani, berpotensi yang paling merisaukan Jokowi. 

"Publik membaca langkah Prabowo memerintahkan TNI untuk menjaga kantor-kantor Kejaksaan di seluruh Indonesia sebagai sikap tidak percayanya pada Kepolisian," kata Buni Yani.

Bila langkah Prabowo ini berhasil sebagai program unggulan, maka terbuka kemungkinan untuk memeriksa laporan dugaan korupsi keluarga Jokowi yang sudah dilaporkan ke KPK tetapi tidak kunjung diproses. 

"Skenario ini bukan isapan jempol bila melihat langkah catur Prabowo yang sudah memasuki bulan keenam dalam memerintah," kata Buni Yani.

Kasus laporan hukum yang menimpa Jokowi sudah lumayan merepotkannya. Di samping kasus ijazah palsu, ada pula laporan wanprestasi mobil Esemka yang membuat Jokowi terpilih menjadi Gubernur DKI Jakarta pada 2012. Gugatan ini dilakukan di Pengadilan Negeri Kota Solo oleh seorang warga Solo.

“Mereka yang naik kekuasaan dengan cara tidak wajar, akan jatuh pula dengan tidak wajar," pungkas Buni Yani.




Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

UPDATE

Demi Keamanan, Kapolri Patut Didukung Usut Dugaan Penyadapan Terhadap Presiden

Kamis, 05 November 2026 | 16:34

Potensi Wisata Besar Belum Dongkrak Ekonomi Sabang

Kamis, 05 November 2026 | 16:27

Pertamina Drilling Gandeng Halliburton Perkuat Operasional Migas di Timteng

Kamis, 05 November 2026 | 16:12

DPR Taruh Harapan di Pundak Suyudi dan Jajaran Usut Tuntas Kasus Listyo Sigit Dkk

Kamis, 05 November 2026 | 16:00

Bobolnya Lapis Pengaman Presiden

Kamis, 05 November 2026 | 15:48

Ekonomi Aceh Tetap Tumbuh Positif Meski Dihantam Bencana

Kamis, 05 November 2026 | 15:46

BPS: Pengangguran RI Berkurang 77 Ribu Orang per Agustus 2026

Kamis, 05 November 2026 | 15:38

Pertamina Hulu Energi Catat Torehan Manis Jelang Akhir Tahun

Kamis, 05 November 2026 | 15:33

ABP: Rakyat Tetap Berdiri Bersama Presiden Prabowo

Kamis, 05 November 2026 | 15:28

Jokowi Keberatan Roy Suryo Minta Ijazah Diperiksa Lagi

Kamis, 05 November 2026 | 15:22

Selengkapnya