Berita

Presiden ke-7 RI Joko Widodo dan mantan dosen UGM Kasmudjo/Ist

Politik

Kasmudjo Berpeluang Pukul KO Jokowi

SENIN, 19 MEI 2025 | 04:06 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Mantan dosen Universitas Gadjah Mada (UGM) Kasmudjo berpeluang memukul knock out (KO) Presiden ke-7 RI Joko Widodo alias Jokowi lewat kesaksiannya yang jujur dalam sidang gugatan di Pengadilan Negeri (PN) Sleman.

"Di sidang PN Sleman nanti, Pak Kasmudjo akan bicara jujur apa adanya. Pak Kasmudjo tidak tergiur tawaran Jokowi untuk mencarikan advokat yang akan mendampinginya di pengadilan," kata Ketua Majelis Syura Partai Ummat Amien Rais dalam sebuah video singkat yang dikutip dari akun X Amien Rais Official, Senin 19 Mei 2025.

Amien Rais mengatakan, publik tidak mengira bahwa Kasmudjo selama ini galau perasaannya karena ditekan Jokowi alias Mulyono untuk berbohong bahwa dia adalah pembimbing penulisan skripsinya.


"Ternyata hal ini hanya tipuan Mulyono belaka," kata Amien Rais

Amien Rais melanjutkan, rakyat Indonesia berterima kasih pada pengacara Makassar bernama Komarudin terkait masalah keaslian ijazah Jokowi yang diragukan.

Komarudin menggugat Rektor Universitas Gadjah Mada (UGM) bersama empat wakil rektor, Fakultas Kehutanan dan Perpustakaan Fakultas Kehutanan UGM, serta mantan dosen pembimbing akademik Jokowi, Kasmudjo.

"Jadi bravo Pak Kasmudjo, jadi bicara jujur saja apa adanya. Jangan sekali-kali meniru Jokowi," kata Amien Rais.

Menurut Amien Rais, Kasmudjo justru bisa menjadi justice collaborator dan mempercepat penyelesaian huru hara ijazah palsu Jokowi.

"Jadi kurang apa lagi Mas Jokowi, jadi ayo dong Mas Jokowi kalau memang anda punya ijazah asli cepat tunjukkan," pungkas Amien Rais.

Sebelumnya, Kasmudjo memastikan dirinya bukan dosen pembimbing skripsi Jokowi.

"Bukan sama sekali," kata Kasmudjo kepada wartawan di kediamannya di Pogung, Mlati, Sleman, DIY, pada Rabu sore, 14 Mei 2025.

Kasmudjo menegaskan, dosen pembimbing skripsi Jokowi saat kuliah di Fakultas Kehutanan UGM adalah Prof Sumitro.

"Kalau selama Pak Jokowi kuliah itu saya hanya mendampingi, saya mengikuti yang saya dampingi. Saya tidak tidak boleh membuat atau melakukan pelajaran-pelajaran sendiri," sambungnya.






Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

Praperadilan Dokter Tifa Ditolak, Ini Pertimbangan Hakim

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:25

UPDATE

Harga Daging Sapi Tembus Rp153 Ribu/Kg, Zulhas Buka Opsi Subsidi APBN-APBD

Selasa, 25 Agustus 2026 | 14:18

LPSK Beri Perlindungan kepada Ferry Hongkiriwang, Saksi Kasus Febrie Adriansyah

Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:54

Urusan Gula Konsumsi Aman, Kementan Kini Bidik Target Gula Industri di 2028

Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:45

Ahmed al-Sharaa Sambut Keputusan AS Hapus Suriah dari Daftar Sponsor Teror

Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:42

Geng Haiti Bantai 40 Pengungsi yang Berlindung di Gereja

Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:42

Wajah Baru Jakarta, Wagub Rano Resmikan Jaksinema Pasar Rumput

Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:29

BMKG Maksimalkan OMC di Kaltim Sepekan Ini untuk Tangani Karhutla

Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:19

Dugaan Setoran Importasi Blueray, KPK Cecar Dua PNS Bea Cukai

Selasa, 25 Agustus 2026 | 12:50

Kasus OTT Unsoed Bisa Saja Terjadi di Kampus Lain

Selasa, 25 Agustus 2026 | 12:46

Perketat Imigrasi, Trump Bersiap Cabut 200 Ribu Visa WNA

Selasa, 25 Agustus 2026 | 12:46

Selengkapnya