Berita

Ketua Umum Forkabi Abdul Ghoni/Ist

Nusantara

Anggota Forkabi Diperingatkan Tak Ikut-ikutan Terlibat Premanisme

MINGGU, 18 MEI 2025 | 23:01 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Seluruh anggota Forum Komunikaksi Anak Betawi (Forkabi) di Jakarta Bogor Depok Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek) diperigatkan untuk tidak ikut-ikutan terlibat aksi premanisme.

Demikian penegasan Ketua Umum Forkabi Abdul Ghoni saat peringatan HUT ke-24 Forkabi di kawasan Kanal Banjir Timur (KBT), Duren Sawit, Jakarta Timur, Minggu 18 Mei 2025.

"Sekarang ini jangan kita ikut-ikutan dengan oknum-oknum yang sedang ditegakkan, terutama kebijakan pemerintah pusat. Jangan ada unsur premanisme," kata Abdul Ghoni dalam sambutan saat memperingati HUT Ke-24 Forkabi.


Ghoni meminta seluruh DPD Forkabi se-Jabodetabek, khususnya Jakarta Timur untuk berkolaborasi dengan seluruh lapisan masyarakat, termasuk pemerintah daerah agar tercipta situasi yang aman dan kondusif.

"Kita harus buktikan bahwa anggota dan pengurus Forkabi, khususnya Jakarta Timur untuk melakukan kolaborasi dengan aparat pemerintah dan aparat keamanan. Yang penting kampung kita kondusif," ujar Ghoni.

Selain itu, Ghoni berharap, jangan sampai ada penilaian bahwa organisasi kemasyarakatan (ormas) itu, khususnya Forkabi melakukan tindakan anarkis yang saat ini tengah ramai di masyarakat dan media.

"Kita jangan sampai ikut-ikutan. Yang penting, kita jaga kampung kita, jaga persatuan dan kesatuan kita demi kenyamanan wilayah kita," kata Ghoni.

Forkabi pun menyatakan siap menjadi mitra strategis pemerintah untuk menyukseskan program-program pembangunan.

Lebih lanjut, Ghoni menegaskan, Forkabi merupakan organisasi kemasyarakatan (ormas) yang sah dan taat pada peraturan perundang-undangan.

"Kami mendukung jika ada tindak kriminalitas dan pidana sebagaimana terjadi di Depok untuk diusut tuntas. Jika ada yang berbuat anarkis dan punya izin, maka izinnya harus dicabut pemerintah," pungkas Ghoni.

Adapun dalam peringatan hari ulang tahunnya, Forkabi mengadakan jalan sehat, senam sehat, lomba, hingga pengobatan gratis bagi masyarakat yang berada di kawasan KBT Duren Sawit.



Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

Senator Apresiasi Program Kolaborasi Bedah Rumah di Jakarta

Selasa, 17 Maret 2026 | 18:32

10 Lokasi Terbaik Nonton Pawai Ogoh-Ogoh Nyepi 2026 di Bali, Catat Tempatnya

Selasa, 17 Maret 2026 | 17:50

UPDATE

Klaim Bahlil soal Energi Aman Patut Dipertanyakan

Jumat, 27 Maret 2026 | 08:10

Kabut Perang Selimuti Wall Street, Nasdaq Jatuh Paling Dalam

Jumat, 27 Maret 2026 | 08:09

Trump Perpanjang Jeda Serangan ke Iran

Jumat, 27 Maret 2026 | 08:02

Tanpa Perencanaan, Pendatang Baru Berpotensi Jadi Beban

Jumat, 27 Maret 2026 | 08:01

OJK Prediksi Sejumlah Bank Besar akan Naik Kelas ke KBMI IV pada 2026

Jumat, 27 Maret 2026 | 07:45

Harga Emas Anjlok Tertekan Dolar AS dan Proyeksi Suku Bunga Tinggi

Jumat, 27 Maret 2026 | 07:34

Bursa Eropa Tumbang, Indeks STOXX 600 Dekati Fase Koreksi

Jumat, 27 Maret 2026 | 07:21

Pertama dalam Sejarah, Tanda Tangan Presiden Donald Trump akan Dicetak di Dolar AS

Jumat, 27 Maret 2026 | 07:07

Ekonomi Indonesia: Makro Sehat, Mikro Sekarat

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:35

Bekas Kepala KSOP Belawan Jadi Tersangka Skandal PNBP

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:24

Selengkapnya