Berita

Presiden ke-2 RI Soeharto/Ist

Politik

Gelar Bapak Pembangunan Sama Bergengsi dengan Pahlawan Nasional

MINGGU, 18 MEI 2025 | 12:14 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Tanpa diberi gelar Pahlawan Nasional, Presiden ke-2 RI Soeharto sudah dikenang rakyat sebagai Bapak Pembangunan. Untuk itu, tidak diperlukan untuk Soeharto diperjuangkan diberikan gelar Pahlawan Nasional.

Menurut Direktur Pusat Riset Politik, Hukum, dan Kebijakan Indonesia (PRPHKI), Saiful Anam, saat ini tidak perlu Soeharto diusulkan menjadi Pahlawan Nasional. 

Selain resisten karena masih bagian dari keluarga Presiden Prabowo Subianto, juga terkesan oleh publik akan lebih memperhatikan sanak familynya.


"Soeharto tidak sebagai pahlawan pun publik sudah mengenalnya sebagai bapak pembangunan. Pembangunan yang luar biasa yang telah dilakukan Soeharto tidak perlu lagi tervalidasi melalui gelar Pahlawan Nasional. Gelar sebagai Bapak Pembangunan sama bergengsinya dengan gelar Pahlawan Nasional," kata Saiful kepada RMOL, Minggu, 18 Mei 2025.

Ia menilai, pemberian gelar Pahlawan Nasional kepada Soeharto kurang populis diberikan saat ini, terlebih Prabowo dikenal dekat dengan keluarga cendana, maka akan memunculkan spekulasi liar atas rencana pemberian gelar tersebut.

"Soeharto tetaplah Soeharto yang dikenang oleh rakyatnya. Tidak perlu gelar Pahlawan Nasional ia sudah dikenang oleh rakyatnya," tuturnya.

Akademisi Universitas Sahid Jakarta ini menilai, Soeharto merupakan presiden di hati rakyatnya dan tetap menjadi kenangan bagi rakyat.

"Untuk itu tidak perlu untuk saat ini Soeharto diperjuangkan menjadi Pahlawan Nasional. Prabowo lebih baik fokus kepada hal-hal penting yang menjadi tugas dan tanggung jawabnya sebagai kepala negara dan kepala pemerintahan," pungkas Saiful.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

UPDATE

Ini Pesan Denny Indrayana Jelang Putusan MK

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:23

IHSG Melesat 1,21 Persen, Rupiah Jauhi Rp18.000 per Dolar AS

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:12

Menhaj Godok Kunjungan Wisata Jemaah Haji dan Umrah ke Yordania

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:11

Prabowo Hadiri Penyerahan Uang Sitaan Negara Rp13,2 Triliun di Kejagung

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:09

Penempatan Manajer Sesuai Karakter Wilayah Jadi Kunci Keberhasilan Kopdes

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:04

Komisi III DPR Dukung Perombakan Pejabat Polri untuk Regenerasi

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:58

Komoditas Pangan Jadi Penyumbang Utama Inflasi di Jakarta

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:50

Ferry Juliantono Dorong Kolaborasi Kampus dan Pemda Kembangkan Koperasi

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:44

KPK Ingatkan Nusron Wahid soal Kewajiban Hadiri Panggilan Penyidik

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:40

Penampakan Tumpukan Uang Sitaan Negara Rp13,2 Triliun di Kejagung

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:39

Selengkapnya