Berita

Salah satu spanduk protes dari pengemudi ojek online di Jakarta Pusat/Istimewa

Politik

Jelang Demo 20 Mei, Spanduk Tuntutan Potongan Aplikator Cukup 10 Persen Bertebaran di Jakarta

MINGGU, 18 MEI 2025 | 02:33 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Menjelang aksi demonstrasi para driver transportasi online roda dua dan roda empat pada 20 Mei 2025 mendatang, berbagai spanduk protes mulai bertebaran di sejumlah titik di Jakarta. 

Seperti yang terlihat di kawasan Cikini dan Gondangdia, Jakarta Pusat, Sabtu 17 Mei 2025. Spanduk tersebut bertuliskan, “Aplikator Kaya Raya, Aplikator Pesta Pora. Driver Online Miskin Sengsara. Aplikator Cukup 10 Persen”.

Ada juga spanduk lain yang bertuliskan dengan nada lebih tegas, “Jangan Serakah, Jangan Tamak. Aplikator Cukup 10%”.


Pemasangan spanduk ini diyakini sebagai bagian dari persiapan dan mobilisasi dukungan menjelang aksi unjuk rasa besar-besaran yang diperkirakan melibatkan ribuan pengemudi ojek online (Ojol) dari berbagai platform pada Selasa, 20 Mei 2025.

Tuntutan utama yang tertulis jelas dalam spanduk ini mengindikasikan kekecewaan dan harapan para pengemudi Ojol terhadap besaran potongan komisi atau biaya aplikasi yang dianggap memberatkan. 

Dalam banyak kesempatan, mereka juga secara serentak menyuarakan keinginan agar persentase potongan tersebut dapat diturunkan menjadi maksimal 10 persen.

Aksi demonstrasi tersebut direncanakan untuk menyampaikan aspirasi secara langsung kepada pihak aplikator dan pemerintah terkait isu kesejahteraan pengemudi, termasuk salah satunya adalah masalah potongan bagi aplikasi.

Hingga saat ini, belum ada tanggapan resmi dari pihak perusahaan aplikator terkait maraknya spanduk tuntutan ini maupun rencana aksi demonstrasi nanti.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Status Hukum dan Akuntansi Danantara Alami Kebingungan

Minggu, 26 Juli 2026 | 03:23

Koops TNI Habema Berhasil Evakuasi Dua Korban Aksi Kekerasan di Yahukimo

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:57

Pembangunan Papua Harus Dimulai dari Pendidikan Anak

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:42

Pengusutan Diskriminasi WNI di Bali Penting Buat Jaga Wibawa Hukum

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:24

Dari Ekopol Kolonial Menuju Berdaulat

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:57

Generasi Emas Institute jadi Harapan Baru Anak Muda Menatap 2045

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:33

Lahirnya Generasi Hebat OAP Tolok Ukur Keberhasilan PSN Papua

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:10

Polda Jabar Selidiki Penemuan Jenazah Seorang Satpam di Waduk Jatiluhur

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:53

Cegah Bad Mining Lewat Koperasi

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:35

Dana Keistimewaan Yogyakarta Sukses Berdayakan Masyarakat

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:12

Selengkapnya