Berita

Upacara penyerahan dua jenazah anggota Polri yang jadi korban penembakan KKB kepada keluarga masing-masing, Sabtu 17 Mei 2025/Istimewa

Presisi

Dua Jenazah Anggota Polri yang Ditembak KKB Diserahkan kepada Keluarga

MINGGU, 18 MEI 2025 | 00:58 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Dua personel Operasi Damai Cartenz-2025, Briptu (Anumerta) Dedi Tambunan dan Bharatu (Anumerta) Kain Rerei, yang gugur dalam insiden penyerangan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Kabupaten Puncak, Papua, berhasil dievakuasi dari lokasi kejadian ke Timika.

Jenazah langsung dibawa ke RSUD Mimika untuk proses identifikasi dan penanganan lebih lanjut, dengan pendampingan pihak keluarga.

Setelah disemayamkan di Mako Brimob Batalyon B Mimika sebagai penghormatan terakhir, upacara penyerahan jenazah secara militer dilaksanakan pada Sabtu, 17 Mei 2025.


Upacara dilakukan sebelum kedua jenazah diberangkatkan ke kampung halaman masing-masing di Serui, Papua.

“Kami kehilangan prajurit-prajurit terbaik yang selama ini menunjukkan dedikasi dan loyalitas tinggi dalam menjaga keamanan di Papua. Semoga almarhum Briptu Dedi Tambunan dan Bharatu Kain Rerei mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa. Pengorbanan mereka adalah kehormatan bagi institusi dan bangsa,” tutur Kepala Operasi Damai Cartenz-2025, Brigjen Faizal Ramadhani, dalam keterangan resminya, Sabtu 17 Mei 2025.

“Kami tidak akan mundur. Tugas menjaga Papua tetap aman adalah amanah yang harus kami emban sampai tuntas. Para pelaku akan terus kami kejar,” tegasnya.

Sementara itu, Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz-2025, Kombes Yusuf Sutejo, mengajak seluruh masyarakat Papua untuk tidak terprovokasi dan tetap menjaga situasi yang kondusif.

“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk tetap tenang, tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang tidak jelas sumbernya. Mari bersama-sama menjaga Papua agar tetap damai. Informasi resmi akan selalu kami sampaikan secara berkala,” ujarnya.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

35 Ribu Loker Kopdes Merah Putih dan Kampung Nelayan Dibuka, Status BUMN

Kamis, 16 April 2026 | 08:14

Wall Street Melejit: S&P 500 dan Nasdaq Cetak Rekor Baru

Kamis, 16 April 2026 | 08:12

Danantara Gandakan Investasi di Timur Tengah, Fokus pada Ketahanan Energi

Kamis, 16 April 2026 | 07:55

Emas Tergelincir di Tengah Redanya Ketegangan Timur Tengah

Kamis, 16 April 2026 | 07:35

Peringkat Utang Asia Tenggara di Ujung Tanduk, Indonesia Paling Rentan

Kamis, 16 April 2026 | 07:20

Bursa Eropa: Indeks STOXX 600 di Zona Merah, Sektor Luxury Brand Terpukul

Kamis, 16 April 2026 | 07:07

Balai K3 Harus Cegah Kecelakaan Kerja Semaksimal Mungkin

Kamis, 16 April 2026 | 06:53

BGN Gandeng Bobon Santoso Gelar Masak Besar MBG

Kamis, 16 April 2026 | 06:25

Kemelut Timur Tengah: Siapa Keras Kepala?

Kamis, 16 April 2026 | 05:59

Polisi Ciduk Tiga Remaja Terlibat Tawuran, Satu Positif Sabu

Kamis, 16 April 2026 | 05:45

Selengkapnya