Berita

Ketua DPD Partai Golkar Sumatera Utara, H. Musa Rajekshah/Istimewa

Politik

Ijeck Sukses Dongkrak Elektabilitas Golkar di Sumut

SABTU, 17 MEI 2025 | 23:17 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Ketua DPD Partai Golkar Sumatera Utara, H. Musa Rajekshah atau yang akrab disapa Ijeck, menjadi sorotan pada Pemilu Legislatif 2024. 

Berkat strategi political marketing yang dinilai terstruktur, personal, dan menyentuh akar rumput, Ijeck telah berhasil meraih suara terbanyak sebagai Calon Anggota Legislatif dari Partai Golkar di Provinsi Sumatera Utara. Ijeck sukses meraih 190.990 suara.

Peneliti Komunikasi Politik dari Universitas Airlangga Surabaya, Taufiq Athwinsa, melihat pendekatan kampanye yang diterapkan Ijeck adalah paduan dari kekuatan citra pribadi, pemanfaatan media sosial dan media massa, serta soliditas akar rumput Partai Golkar di lapangan. 


Menurut Taufiq, pendekatan tersebut menunjukkan efektivitas strategi market-oriented political marketing dalam menciptakan kedekatan emosional dengan masyarakat dan menjalin hubungan timbal balik yang kuat antara kandidat dan konstituen.

“Fenomena ini memperlihatkan pentingnya figur dalam kontestasi politik lokal, di mana personalisasi politik menjadi penentu signifikan. Jika bukan ketokohan Musa Rajekshah, belum tentu Golkar di Sumut meraih prestasi ini,” ujar Taufiq dalam keterangannya, Sabtu 17 Mei 2025.

Tidak hanya memberikan dampak positif secara personal, strategi politik Ijeck juga ikut mendongkrak elektabilitas Partai Golkar secara keseluruhan di Sumut. 

Berdasarkan data, perolehan suara Golkar untuk tingkat DPR RI meningkat dari 878.693 suara pada 2019 menjadi 1.712.074 suara pada 2024. Sementara itu, suara untuk DPRD Provinsi naik dari 892.324 pada 2019 menjadi 1.377.466 pada 2024. Kenaikan jumlah kursi legislatif juga tercatat di semua tingkatan, mulai dari DPR RI, DPRD Provinsi hingga DPRD Kabupaten/Kota.

Dalam diskusi yang dilakukan dengan ahli dan peneliti, Ijeck menekankan bahwa keberhasilan ini tidak semata-mata soal politik kekuasaan, namun lebih kepada relasi yang kuat dengan masyarakat. 

“Ini bukan sekadar kemenangan politik, tapi kemenangan hubungan yang dibangun dengan masyarakat,” ungkapnya.

Temuan ini memperkuat urgensi penerapan strategi kampanye yang menonjolkan identitas tokoh, kemampuan komunikasi publik, serta kerja nyata di tengah masyarakat sebagai pilar utama kesuksesan elektoral dalam panggung demokrasi lokal Indonesia.

Populer

Enak Jadi Mulyono Bisa Nyambi Komisaris di 12 Perusahaan

Kamis, 12 Februari 2026 | 02:33

Kasihan Jokowi Tergopoh-gopoh Datangi Polresta Solo

Kamis, 12 Februari 2026 | 00:45

Rakyat Menjerit, Pajak Kendaraan di Jateng Naik hingga 60 Persen

Kamis, 12 Februari 2026 | 05:21

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Dua Menteri Prabowo Saling Serang di Ruang Publik

Kamis, 12 Februari 2026 | 04:20

Cara Daftar Mudik Gratis BUMN 2026 Lengkap Beserta Syaratnya

Kamis, 12 Februari 2026 | 20:04

Jokowi Makin Terpojok secara Politik

Minggu, 15 Februari 2026 | 06:59

UPDATE

ASEAN di Antara Badai Geopolitik

Minggu, 22 Februari 2026 | 19:44

Oknum Brimob Bunuh Pelajar Melewati Batas Kemanusiaan

Minggu, 22 Februari 2026 | 19:32

Bocoran Gedung Putih, Trump Bakal Serang Iran Senin atau Selasa Depan

Minggu, 22 Februari 2026 | 19:24

Eufemisme Politik Hak Dasar Pendidikan

Minggu, 22 Februari 2026 | 19:22

Pledoi Riva Siahaan Pertanyakan Dasar Perhitungan Kerugian Negara

Minggu, 22 Februari 2026 | 18:58

Muncul Framing Politik di Balik Dinamika PPP Maluku

Minggu, 22 Februari 2026 | 18:22

Bank Mandiri Perkuat UMKM Lewat JuraganXtra

Minggu, 22 Februari 2026 | 17:51

Srikandi Angudi Jemparing

Minggu, 22 Februari 2026 | 17:28

KPK Telusuri Safe House Lain Milik Pejabat Bea Cukai Simpan Barang Haram

Minggu, 22 Februari 2026 | 16:43

Demi Pengakuan, Somaliland Bolehkan AS Akses Pangkalan Militer dan Mineral Kritis

Minggu, 22 Februari 2026 | 16:37

Selengkapnya