Berita

Fasilitas gedung parkir atau park and ride di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur/Ist

Nusantara

Park and Ride jadi Solusi Tekan Kemacetan

SABTU, 17 MEI 2025 | 02:02 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Mengurai kemacetan lalu lintas jalan di Jakarta masih menjadi pekerjaan rumah (PR) bagi Pemprov DKI Jakarta. 

Wakil Ketua Komisi B DPRD DKI Jakarta Wahyu Dewanto mengatakan, salah satu solusi mengurai kemacetan dengan memperbanyak fasilitas gedung parkir atau park and ride.

Wahyu mengatakan, fasilitas tempat parkir ini perlu dibangun di wilayah pinggiran atau yang menjadi pintu masuk masyarakat luar yang ingin masuk Jakarta.


“Kita usulkan untuk disiapkan titik-titik park and ride yang ada di ujung pintu masuk Jakarta,” kata Wahyu dalam keterangannya, dikutip Sabtu 17 Mei 2025.

Dengan begitu, masyarakat yang ingin beraktivitas di Jakarta bisa menitipkan kendaraan pribadinya di park and ride dan melanjutkan perjalanan menggunakan transportasi umum.

“Agar Jakarta tidak macet dan semua fasilitas (transportasi) di Jakarta bisa dirasakan manfaatnya secara maksimal,” kata Wahyu.

Kader Partai Gerindra itu juga meminta park and ride dibangun di sejumlah pusat keramaian. Seperti di pusat kuliner Jakarta Selatan.

Sebab, Wahyu mengaku banyak mendapat keluhan warga karena kendaraan pengunjung tempat kuliner memarkirkan kendaraannya di bahu jalan maupun trotoar.

“Misalnya pusat kuliner di Senopati Jakarta Selatan. Itu kan parkirnya semrawut,” kata Wahyu.

“Maka dari itu, kalau bisa disiapkan park and ride yang dapat mengakomodir kegiatan di situ supaya tidak ada lagi parkir sembarangan,” sambungnya.





Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Tujuh Kader Baru Resmi Masuk PSI, Mayoritas Eks Nasdem

Sabtu, 31 Januari 2026 | 18:11

Penanganan Hukum Tragedi Pesta Pernikahan di Garut Harus Segera Dituntaskan

Sabtu, 31 Januari 2026 | 17:34

Kata Gus Yahya, Dukungan Board of Peace Sesuai Nilai dan Prinsip NU

Sabtu, 31 Januari 2026 | 17:02

Pertamina Bawa Pulang 1 Juta Barel Minyak Mentah dari Aljazair

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:29

Penegakan Hukum Tak Boleh Mengarah Kriminalisasi

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:11

Kementerian Imipas Diminta Investigasi Rutan Labuan Deli

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:07

Ekonomi Indonesia 2026: Janji vs Fakta Daya Beli

Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:21

Gus Yahya: 100 Tahun NU Tak Pernah Berubah Semangat dan Idealismenya!

Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:07

Australia Pantau Serius Perkembangan Penyebaran Virus Nipah

Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:57

Mundur Massal Pimpinan OJK dan BEI, Ekonom Curiga Tekanan Berat di Pasar Modal

Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:52

Selengkapnya