Berita

Ilustrasi/RMOL

Bisnis

Saham Industri Kesehatan Anjlok, Bursa Eropa Ditutup di Garis Merah

KAMIS, 15 MEI 2025 | 08:36 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Bursa saham Eropa berakhir melemah,  menghentikan momentum kuat yang dipicu kesepakatan perdagangan Amerika Serikat (AS)-Inggris dan AS-China di sesi-sesi sebelumnya.. 

Dikutip dari Reuters, berikut pergerakan indeks saham Eropa pada penutupan perdagangan Rabu 14 Mei 2025 atau Kamis dini hari WIB. 

- Indeks pan-Eropa STOXX 600 ditutup turun 0,24 persen atau 1,29 poin menjadi 543,88
- Indeks DAX Jerman melemah 0,47 persen atau 111,55 poin menjadi 23.527,01

- Indeks DAX Jerman melemah 0,47 persen atau 111,55 poin menjadi 23.527,01
- FTSE 100 Inggris anjlok tipis 0,21 persen atau 17,91 poin menjadi 8.585,01
- CAC Prancis rugi 0,47 persen atau 37,04 poin jadi 7.836,79

Indeks acuan STOXX 600 masih jauh di atas level terendahnya pada awal April, ketika Trump memberlakukan pungutan universal terhadap mitra dagang, yang menyebabkan aksi jual ekuitas global.

Goldman Sachs menaikkan perkiraan 12 bulan untuk STOXX 600 menjadi 570 poin, dari 520, menyusul kesepakatan perdagangan AS-China.

Saham kesehatan menjadi penghambat terbesar di pasar, Rabu, turun 1,5 persen.
Alcon mencatat kejatuhan satu hari terbesar sejak Maret 2020 setelah gagal memenuhi ekspektasi untuk kinerja kuartalan dan merevisi prospek 2025 untuk mencerminkan dampak tarif Amerika.
Sebagian besar sektor berakhir lebih rendah, meski perbankan Eropa melesat 1,4 persen untuk diperdagangkan pada level tertinggi sejak Agustus 2010.

Saham Burberry melesat 17 persen, mendongkrak kenaikan STOXX 600, setelah luxury brand itu melampaui ekspektasi untuk laba setahun penuh dan mengatakan akan memangkas 1.700 pekerjaan.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Bahaya Tersembunyi Kerikil di Ban Mobil dan Cara Mengatasinya

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:15

PKS: Pemerintah harus Segera Tetapkan Aturan Pembatasan BBM Bersubsidi

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:14

Mengupas Bahaya Air Keras Menyusul Kasus Penyerangan Aktivis KontraS di Jakarta

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:52

Kemenhaj Tegaskan Komitmen Haji Inklusif bagi Lansia dan Disabilitas

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:47

Qatar Kutuk Serangan Brutal Israel di Lebanon

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:23

Harga Minyak Brent Tembus 103 Dolar AS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:10

AS Kirim Ribuan Marinir ke Timur Tengah, Iran Terancam Invasi Darat

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:41

Wall Street Rontok Menatap Kemungkinan Inflasi Global

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:23

Transformasi Kinerja BUKA: Dari Rugi Menjadi Laba Rp3,14 Triliun di 2025

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:08

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Selengkapnya