Berita

Gedung PT Pratama Mitra Sejati (PMS)/Ist

Bisnis

Didukung Pertamina, PMS Raup Pendapatan Rp428,1 Miliar di 2024

RABU, 14 MEI 2025 | 20:40 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

PT Pratama Mitra Sejati (PMS), anak usaha PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk (Tugu Insurance) bagian dari Pertamina Group, membukukan pendapatan sebesar Rp428,1 miliar di sepanjang tahun 2024.

Angka tersebut meningkat 19 persen dibanding tahun sebelumnya (yoy). Pertumbuhan ini terjadi seiring dengan meningkatnya laba bersih perseroan sebesar 17 persen menjadi Rp84,2 miliar yoy.

Kinerja tersebut didukung oleh EBITDA Perseroan yang tercatat mencapai Rp294,6 miliar atau naik 21 persen dari periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp243,6 miliar.


Kenaikan pendapatan usaha ini ditopang oleh pertumbuhan bisnis jasa kendaraan dan bisnis sewa ruang kantor yang terus meningkat. Per akhir Desember 2024, perusahaan itu tercatat telah memiliki armada sebanyak 3.554 unit kendaraan yang tersebar di seluruh Indonesia.

Dalam periode tersebut, PMS juga mendapat dukungan kuat dari Pertamina Group dan Induk Perusahaan Tugu Insurance, termasuk melalui penerapan sistem Liquidity Control Tower (LCT) untuk pengelolaan likuiditas dan pembiayaan untuk anak usaha, Inter Company Funding (ICF).

Presiden Direktur PMS, Quartantyo Wijanarko berharap PMS nantinya bisa menjadi top 5 perusahaan jasa sewa kendaraan di Indonesia yang dapat memberikan nilai optimal bagi seluruh stakeholder.
 
“Sepanjang 2024, Perusahaan mampu meningkatkan pangsa pasar bisnis kendaraan secara signifikan di berbagai segmen, baik segmen Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) maupun swasta nasional," kata Quartantyo dalam keterangannya, Rabu, 14 Mei 2025.

Terbaru PT Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO) sendiri telah menaikkan peringkat PMS dari rating idA- menjadi idA dengan prospek stabil. Kenaikan rating ini disebut mencerminkan kemampuan perusahaan dalam menjaga kondisi marjin laba yang stabil dan profil keuangan yang kuat.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Istana Minta Kritik terhadap BI Dijadikan Evaluasi Penguatan Komunikasi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:23

Kursi Dua Wamen Kosong, Pemerintah Belum Siapkan Pengganti

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:10

Mensesneg soal Kabar Said Iqbal Masuk Kabinet: Masih Didiskusikan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:59

Mubes V Kosgoro 1957 Digoyang Penolakan Daerah

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:52

AS Hantam Iran dengan Sanksi Baru, Jaringan Penyelundupan LPG Jadi Target

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:37

Istana Bantah Isu Menkeu dan Gubernur BI Bakal Dicopot

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:31

Prasetyo Hadi: Sinergi Pemerintah, DPR, dan BI Kunci Jaga Stabilitas Ekonomi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:20

Bank Indonesia Sudah Intervensi, Mengapa Rupiah Tetap Melemah?

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:08

Menkeu Purbaya Bantah Omzet Warteg Turun Jadi Bukti Daya Beli Lesu

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:47

Daftar Komoditas Dirilis, Danantara SDI Siap Kendalikan Rezim Baru Ekspor RI

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:21

Selengkapnya