Berita

Sultan Brunei Darussalam Hassanal Bolkiah mengalungkan bintang kebesaran tertinggi untuk Presiden RI Prabowo Subianto/Sekretariat Presiden RI

Dunia

Prabowo Terima Bintang Kebesaran Tertinggi dari Sultan Brunei

RABU, 14 MEI 2025 | 17:47 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden RI Prabowo Subianto memperoleh Bintang Kebesaran Negara Brunei Darussalam “Darjah Kerabat Laila Utama Yang Amat Dihormati” (D.K.L.U) dari Sultan Hassanal Bolkiah dalam kunjungan kenegaraannya ke Istana Nurul Iman, pada Rabu, 14 Mei 2025.

Penghargaan itu merupakan penghormatan tertinggi dari Kesultanan Brunei yang diberikan kepada para kepala negara dan pemimpin dunia yang dianggap berjasa dalam memajukan hubungan persahabatan dan kerja sama dengan Brunei Darussalam

Menurut laporan Sekretariat Presiden, Prabowo menjadi Presiden RI keempat yang menerima bintang kehormatan tersebut, setelah Presiden Soeharto (1988), Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (2006), dan Presiden Joko Widodo (2015). 


Dengan penganugerahan ini,  Prabowo bergabung dalam daftar tokoh-tokoh terkemuka dunia yang pernah menerima bintang kebesaran yang pertama kali dicetuskan oleh Sultan Omar Ali Saifuddien III pada 1 Maret 1954.

Dalam pidato sambutannya, Prabowo menyampaikan apresiasi kepada Sultan Brunei dan keluarga kerajaan yang telah menyiapkan upacara penyambutan yang penuh penghormatan untuk dirinya. 

"Pertama-tama atas nama pribadi dan atas nama Presiden RI, saya ingin menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas penerimaan yang luar biasa diberikan kepada kami hari ini dalam kunjungan kenegaraan kami sebagai Presiden RI," ujarnya. 

Pada gilirannya, Sultan Brunei dengan penuh suka cita menyambut kunjungan Prabowo dan menyebut kedatangannya saat berarti bagi penguatan hubungan kedua negara.  

"Kunjungan ini sangat berarti karena untuk pertama kalinya, sahabat lama yang selalu bekerja sama dan menjalin hubungan erat dengan Brunei, berkunjung sebagai Presiden Republik Indonesia yang ke-8," kata Sultan Hassanal Bolkiah.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Pembongkaran Tiang Monorel Mangkrak Demi Penataan Kawasan

Minggu, 11 Januari 2026 | 07:59

Lahan Huntap Korban Bencana Harus Segera Dituntaskan

Minggu, 11 Januari 2026 | 07:52

Ini Identitas Delapan Orang dan Barbuk OTT Pejabat Pajak Jakut

Minggu, 11 Januari 2026 | 07:12

Larangan Tambang Emas Rakyat, Kegagalan Baca Realitas

Minggu, 11 Januari 2026 | 06:58

Pelapor Pandji Dianggap Klaim Sepihak dan Mencatut Nama NU

Minggu, 11 Januari 2026 | 06:30

Romantisme Demokrasi Elektoral dan Keliru Baca Kedaulatan

Minggu, 11 Januari 2026 | 06:08

Invasi AS ke Venezuela Bisa Bikin Biaya Logistik Internasional Bengkak

Minggu, 11 Januari 2026 | 05:45

Khofifah Ajak Pramuka Jatim Sukseskan Ketahanan Pangan dan MBG

Minggu, 11 Januari 2026 | 05:23

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

Klok Dkk Siap Melumat Persija Demi Amankan Posisi

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:40

Selengkapnya