Berita

Mas Tinus (tangkapan layar video YouTube Ngaji Jawa)

Nusantara

Indonesia Dinujum Berubah Jadi Kerajaan Lagi

RABU, 14 MEI 2025 | 17:43 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Boleh percaya boleh juga tidak. Perubahan akan terjadi. Sistem ketatanegaraan Indonesia bakal berubah dari republik menjadi kerajaan.

Demikian hasil penglihatan mata batin peramal Jawa yang tenar dengan panggilan Mas Tinus seperti dikutip dari video YouTube Ngaji Jawa, Rabu, 14 Mei 2025.

Nujum disampaikan Mas Tinus menjawab pertanyaan kapan Indonesia menjadi negara yang beradab, berbudi pekerti luhur, dan menggapai era keemasan.


"Ini nanti akan beralih kepada monarki. Tetapi ada tetapinya. Ketika peralihan menjadi monarki, pemerintah republik ini akan dihancurkan habis-habisan. Iya (berubah menjadi kerajaan), jadi ketatanegaraan republik ini benar-benar hancur," katanya.

Kehancuran terjadi disebabkan oleh banyak faktor salah satunya alam. Mas Tinus juga menyinggung soal terjadinya perang.

"Bisa melalui peperangan, bisa melalui fenomena alam. Banyak faktor membuat pemerintahan RI ini benar-benar sudah colaps, tidak bisa apa-apa," katanya.

Namun begitu Mas Tinus tidak menyebut dengan jelas kapan sistem pemerintahan di Indonesia berubah menjadi kerajaan lagi.

"Nah suatu saat nanti ada suatu kelompok yang tiba-tiba muncul, dia bisa membuat sesuatu yang sifatnya menuju ke yang namanya monarki. Jadi ketika terjadi kehancuran pemerintahan Indonesia ini adalah tanda-tanda menuju peralihan ke pemerintahan yang sifatnya monarki dan kerajaan. Dan itu dipegang oleh orang-orang pilihan semesta, bukan pilihan rakyat," katanya.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

UPDATE

Ini Pesan Denny Indrayana Jelang Putusan MK

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:23

IHSG Melesat 1,21 Persen, Rupiah Jauhi Rp18.000 per Dolar AS

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:12

Menhaj Godok Kunjungan Wisata Jemaah Haji dan Umrah ke Yordania

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:11

Prabowo Hadiri Penyerahan Uang Sitaan Negara Rp13,2 Triliun di Kejagung

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:09

Penempatan Manajer Sesuai Karakter Wilayah Jadi Kunci Keberhasilan Kopdes

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:04

Komisi III DPR Dukung Perombakan Pejabat Polri untuk Regenerasi

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:58

Komoditas Pangan Jadi Penyumbang Utama Inflasi di Jakarta

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:50

Ferry Juliantono Dorong Kolaborasi Kampus dan Pemda Kembangkan Koperasi

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:44

KPK Ingatkan Nusron Wahid soal Kewajiban Hadiri Panggilan Penyidik

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:40

Penampakan Tumpukan Uang Sitaan Negara Rp13,2 Triliun di Kejagung

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:39

Selengkapnya