Berita

Ilustrasi/RMOL

Bisnis

Penjualan Eceran April 2025 Merosot 6,9 Persen Pasca Lebaran

RABU, 14 MEI 2025 | 16:10 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Kinerja penjualan eceran dalam negeri pada April 2025 diperkirakan melambat seiring dengan berakhirnya periode Ramadan dan Idulfitri.

Hal tersebut tercermin dari Indeks Penjualan Rill (IPR) April yang turun 6,9 persen dibandingkan bulan sebelumnya (mtm) menjadi 231,1. Angka ini lebih rendah dari bulan Maret 2025 sebesar 248,3.

Kepala Departemen Komunikasi BI, Ramdan Denny Prakoso mengatakan penurunan ini didorong oleh penjualan kelompok Peralatan Informasi dan Komunikasi, Perlengkapan Rumah Tangga Lainnya, Makanan, Minuman, dan Tembakau yang melemah, sementara  Suku Cadang dan Aksesori, Bahan Bakar Kendaraan Bermotor, dan Subkelompok Sandang naik.


"Secara bulanan, penjualan eceran pada April 2025 diprakirakan terkontraksi sebesar 6,9 persen (mtm), dipengaruhi oleh normalisasi permintaan masyarakat seiring berakhirnya periode Ramadan dan Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Idulfitri," kata Ramdan, dalam keterangan resmi, Rabu 14 Mei 2025.

Menurut Ramdan, penjualan eceran Maret atau saat Ramadan dan Idulfitri meningkat berkat tingginya permintaan masyarakat saat hari besar tersebut, serta strategi retailer yang memberikan potongan harga.

Sementara, dalam sisi harga tekanan inflasi pada Juni dan September 2025 diprakirakan kembali menurun.

Hal ini diindikasikan dari Indeks Ekspektasi Harga Umum (IEH) Juni dan September 2025 yang masing-masing tercatat sebesar 146,4 dan 153,1, lebih rendah dibandingkan dengan periode sebelumnya yang masing-masing tercatat sebesar 148,3 dan 155,5.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Menteri Ekraf: Kreativitas Tak Bisa Dihargai Nol atau Dipatok

Jumat, 03 April 2026 | 20:06

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

Harga Plastik Dalam Negeri Meroket, Ini Kronologinya

Jumat, 03 April 2026 | 19:42

Kapolda Riau Perketat Penanganan Karhutla Hadapi Ancaman Super El Nino

Jumat, 03 April 2026 | 19:18

Upacara Penghormatan UNIFIL untuk Tiga Prajurit TNI di Lebanon

Jumat, 03 April 2026 | 19:01

Labirin Informasi pada Perang Simbolik

Jumat, 03 April 2026 | 18:52

KPK Siapkan Pemeriksaan Ono Surono Usai Penggeledahan

Jumat, 03 April 2026 | 18:35

BNPB: Tidak Ada Tambahan Korban Gempa Magnitudo 7,6 Sulut dan Malut

Jumat, 03 April 2026 | 18:31

Resiliensi Bangsa: Dari Mosi Integral 1950 hingga Geopolitik Kontemporer 2026

Jumat, 03 April 2026 | 18:03

FWP Polda Metro Hibur Anak Yatim ke Wahana Bermain

Jumat, 03 April 2026 | 17:45

Selengkapnya